Jumat, 17 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jakarta

Ratu Bulu Tangkis Indonesia Era 1980 Terbaring di Rumah Sakit

Masih ingat pebulutangkis Indonesia yang meraih medali emas Asian Games 1978? Kemudian pada ajang SEA Games 1981

Penulis: febby_mahendra | Editor: Catur waskito Edy
istimewa
verawaty fajrin (kiri) legenda bulutangkis Indonesia 

Kala itu secara menyakinkan Imelda/Verawaty berhasil mengalahkan pasangan Jepang, Atsuko Tokuda/Mikiko Takada pada partai puncak.

Salah satu prestasi terbaik Verawaty Fajrin adalah menjadi juara dunia tunggal putri pada 1980.

Selain tunggal putri, Verawaty Fajrin juga bermain di sektor ganda putri dan ganda campuran sepanjang kariernya.

Prestasi Verawaty Fajrin di nomor ganda putri dan ganda campuran juga tidak kalah mentereng.

Verawaty Fajrin pernah meraih medali emas Asian Games 1978 dan SEA Games (1981 dan 1987) ketika bermain di nomor ganda putri.

Imelda Wigoena, Ruth Damayanti, Rosiana Tendean, dan Ivana Lie adalah lima legenda bulu tangkis Indonesia yang pernah bermain bersama Verawaty di nomor ganda putri.

Ketika bermain di nomor ganda campuran, Verawaty Fajrin pernah meraih gelar juara dunia 1986 bersama Eddy Hartono.

Dijawab Menpora

Dalam situs Kemenpora.go.id disebutkan, Menpora RI Zainudin Amali menyemangati legenda bulu tangkis Indonesia, Verawaty Wiharjo atau dikenal dengan Verawaty Fajrin.

Menpora Amali memastikan, beradasarkan laporan Dirut Pusat Kanker Nasional Dharmais dr. R. Soeko W. Nindito D., MARS,

Verawaty ditangani tim dokter spesialis dan ditempatkan di ruang VIP.

Dia katakan, semua biaya dan fasilitas yang diberikan kepada Verawaty akan dibantu Pemerintah dalam hal ini Kemenpora sesuai arahan Presiden Jokowi.

"Semua fasilitas yang akan diberikan difasilitasi oleh pemerintah khususnya dari kami Kemenpora. Dan saya berdoa semoga ibu Verawaty diberi kesehatan dan segera pulih kembali.

Pemerintah benar-benar memperhatikan kesehatan ibu Verawaty, karena beliau mantan atlet nasional dan legenda tentu kita juga memberikan apresiasi," jelas Menpora Amali. (kompas/kemenpora)

Baca juga: 3 Petugas Lapas Jadi Tersangka dalam Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Baca juga: AKP Robin Panggil Azis Syamsuddin Bapak Asuh

Baca juga: BERITA LENGKAP : Nihil Level 4 di Jawa-Bali, Presiden Minta Super Waspada Gelombang Ketiga

Baca juga: Hotline Semarang : Berapa Lama Proses Penggantian e-KTP Rusak?

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved