Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Tahun Ini Ada Tiga Aksi Pembobolan Mesin ATM di Semarang: Ada Amatiran Sampai Sudah Profesional

Setidaknya ada tiga aksi pembobolan mesin ATM di Kota Semarang, tahun ini. Rentetan kasus tersebut menjadi perhatian pihak kepolisian.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: moh anhar
Dokumentasi Polrestabes Semarang
Tim Inafis dan Satreskrim Polrestabes Semarang saat olah tempat kejadian Pembobolan mesin ATM di Indomaret Jalan Syuhada Raya Tlogosari Kulon, Pedurungan, Senin (20/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Setidaknya ada tiga aksi pembobolan mesin ATM di Kota Semarang, tahun ini. 

Aksi pertama terjadi di mesin ATM Mandiri di Jalan Mayjend Soetoyo, atau Kampung Kali, Semarang Tengah, Jumat (18/6/2021) dini hari.

Aksi kedua, di  ATM Bank Jateng yang berada di Indomaret  Plalangan, Gunungpati, Sabtu (18/9/2021) dini hari.

Terakhir, di mesin ATM Alto Bersama yang berada di Indomaret, Jalan Syuhada Raya, Tlogosari Kulon, Pedurungan, Senin (20/9/2021) sekira pukul 04.00 WIB.

Baca juga: Polisi Kantongi Identitas Ibu Kandung Bayi yang Dibuang di Pati, Ternyata Masih di Bawah Umur

Baca juga: Food Truck ACT Hadir di Pati, Relawan Bersama Personel Kodim Bagikan 500 Nasi Kotak pada Masyarakat

Baca juga: Balai Kota Semarang Dikembangkan Konsep Green Building, Dibuat Taman dan Pakai Listrik Tenaga Surya

Satu aksi pembobolan berhasil dilancarkan oleh pelaku yakni di ATM Bank Jateng Indomaret Plalangan, Gunungpati. 

Pihak Bank alami kerugian Rp849 juta. 

Dua aksi lainnya, pihak bank hanya alami kerugian berupa kerusakan ATM akibat berusaha dibobol maling. 

Rentetan kasus tersebut menjadi perhatian pihak kepolisian.

Kini polisi melalui personil gabungan dari tingkat Polsek, Polrestabes, dan Jatanras Polda Jateng, tengah memburu para pelaku.

"Iya kasus ini jadi atensi kami karena kejadian lebih dari satu," terang Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Sardo Lumbantoruan saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (21/9/2021).

Ia menjelaskan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan mendalam.

Keterkaitan para pelaku di kasus-kasus tersebut belum dapat dipastikan.

"Kami masih belum bisa memastikan karena dalam penyelidikan," ucapnya.

Menurutnya, ketiga kasus tersebut ada perbedaan modus operandi yang dilakukan para pelaku.

Baca juga: Inilah Sosok Almarhumah Ibu Ageng Sunarti di Mata Agus Harimurti Yudhoyono AHY

Baca juga: Member Ngamuk, Culik 2 Pelaku Investasi Bodong Rp 1 Miliar: Mata Saya Dipukul

Baca juga: Ditresnarkoba Polda Jateng Tangkap Lima Pengedar Narkoba, Barang Bukti Sabu 900 Gram Siap Jual

Namun ia tak bisa memastikan apakah para pelaku sama atau sebaliknya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved