Breaking News:

Berita Jepara

Jelang PTM Dimulai Lagi, Bupati Jepara Dian Cek Persiapan di Sejumlah Sekolah

Bupati Jepara Dian Kristiandi mengecek persiapan sekolah untuk memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) lagi

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: muslimah
TribunJateng.com/M Yunan Setiawan
Bupati Jepara Dian Kristiandi mengecek fasilitas cuci tangan di MTs Walisongo, Kecamatan Pecangaan, Senin (27/9/2021). Dia meminta pihak sekolah menyiapkan fasilitas protokol kesehatan sebelum dimulai lagi 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Bupati Jepara Dian Kristiandi mengecek persiapan sekolah untuk memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) lagi.

Pria yang akrab disapa Andi itu menerangkan, pihaknya akan memulai lagi PTM dalam dua hari ke depan.

Untuk memastikan semua berjalan lancar dan tidak muncul kluster sekolah, dia mengecek fasilitas protokol kesehatan di sekolah.

"Alhamdulillah dari guru yang saya tanya dan karyawan di sekolah, mereka menyampaikan fasilitas protokol kesehatan sudah disiapkan dengan baik," terang Andi sesuai meninjau MTs Walisongo di Kecamatan Pecangaan, Senin (27/9/2021).

Menurut Andi, setelah pengecekan akan dilakukan evaluasi. Kemudian pihaknya akan menganalisasi terkait persiapan sekolah.

Andi mennyampaikan sekolah diberi waktu dari sekarang untuk menyiapkan beberapa fasilitas dan beberapa sarana dan prasarana protokol kesehatan.

"Secara garis besar, kami cek semuanya bisa saya sampaikan teman-teman sekarang lebih siap untuk kembali memulai PTM daripada awal ujicoba PTM," terangnya.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, Kabupaten Jepara, Agus Tri Harjono mengatakan percepatan vaksinasi siswa terus dilakukan untuk persiapan PTM.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara terkait alokasi vaksin dan pelaksanaan vaksinasi di sekolah.

"Sampai saat ini jumlah siswa SMP yang sudah vaksin sebanyak 9.500 orang," kata Agus kepada Tribun Jateng.

Menurutnya, jumlah tersebut akan terus bertambah seiring dengan pelaksanaan vaksinasi yang terus dilakukan. Vaksinasi itu, kata dia, juga dilaksanakan untuk siswa SD yang berumur 12 tahun, SMP, dan SMA. 

Namun data junlah siswa yang diketahui secara pasti, kata dia, hanya di tingkat SMP.(yun)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved