Berita Kendal
Petani Alpukat di Kendal Bisa Panen 1,5 Ton Buah dalam Setahun
Pengembangan tanaman alpukat di Kabupaten Kendal dari tahun ke tahun cukup menjanjikan.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: sujarwo
Kata dia, hasil tanam alpukat masyarakat Gondang saat ini menjadi yang terbesar di Kabupaten Kendal.
Pihaknya menyayangkan, karena hasil melimpah buah alpukat baru bisa dijual langsung oleh petani ke pasar.
Belum bisa dimanajemen menjadi hasil olahan makanan khas desa setempat agar meningkatkan nilai jualnya.
"Dalam pengembangannya, kita sudah kerjasama dengan dua perguruan tinggi. Hasilnya, saat ini lari ke pasar Bandungan semua. Ke depan, kita manfaatkan Bumdes untuk mengelolanya agar bisa mendapatkan penghasilan yang lebih," ujarnya.
Yudhi mengapresiasi penuh para petani alpukat di desanya yang tak henti-henti dalam mengembangkan kualitas buah serta meningkatkan produktifitasnya.
Dari yang sebelumnya panen sekali dalam setahun, kini sudah bisa panen 4 kali dalam setahun.
Ia berharap, potensi alpukat di Desa Gondang bisa ditingkatkan dan nantinya bisa diolah dengan cara yang inovatif.
"Kelemahan kita saat ini, potensi buah ada, tapi dicari di Gondang gak ada. Semua lari ke pasar Bandungan. Ini yang coba kami carikan solusi agar bisa dikelola sendiri potensi yang kita miliki," harapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-kendal-kut-serta-memetik-alpukat.jpg)