Breaking News:

Berita Kendal

Petani Alpukat di Kendal Bisa Panen 1,5 Ton Buah dalam Setahun

Pengembangan tanaman alpukat di Kabupaten Kendal dari tahun ke tahun cukup menjanjikan.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Bupati Kendal Dico M Ganinduto ikut serta memetik buah alpukat yang ditanam di pekarangan-pekarangan rumah di Desa Gondang, Kecamatan Limbangan, Selasa (28/9/2021). 

Anggota Kelompok Pembibit Karangtaruna Desa Gondang, Fauzan mengatakan, hampir semua keluarga di desanya kini sudah memiliki tanaman alpukat di pekarangan rumah atau di perkebunan.

Rencananya, karangtaruna setempat berencana menanam 200 pohon alpukat di atas lahan 2 hektare. 

Tujuannya untuk membangun destinasi wisata petik buah alpukat bagi para wisatawan yang berkunjung di Desa Gondang.

"Saat ini mayoritas warga sudah punya pohon alpukat. Kalau ada yang datang, bisa dipetikkan langsung dari pohonnya. Harga petani Rp 20-30 ribu perkilogram. Nah nantinya, kita buat wisata kebun alpukat biar bisa metik sendiri," tuturnya.

Kepala Desa Gondang, Yudhi Susanto menambahkan, potensi lahan tanaman alpukat di desanya mencapai 50 hektare.

Kata dia, hasil tanam alpukat masyarakat Gondang saat ini menjadi yang terbesar di Kabupaten Kendal.

Pihaknya menyayangkan, karena hasil melimpah buah alpukat baru bisa dijual langsung oleh petani ke pasar.

Belum bisa dimanajemen menjadi hasil olahan makanan khas desa setempat agar meningkatkan nilai jualnya. 

"Dalam pengembangannya, kita sudah kerjasama dengan dua perguruan tinggi. Hasilnya, saat ini lari ke pasar Bandungan semua. Ke depan, kita manfaatkan Bumdes untuk mengelolanya agar bisa mendapatkan penghasilan yang lebih," ujarnya.

Yudhi mengapresiasi penuh para petani alpukat di desanya yang tak henti-henti dalam mengembangkan kualitas buah serta meningkatkan produktifitasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved