Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Sisi Lain Agus Dartono, Purnawirawan Polri Jadi Manusia Silver di Semarang, Kenapa Tak Disukai Warga

Agus Dartono (61) purnawirawan Polri jadi manusia silver ternyata memiliki sisi lain. Agus tak disukai para tetangganya lantaran perilakunya.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/IWAN ARIFIANTO
Ketua RW 15 Sendangmulyo, Mulyandono saat ditemui di kediamannya, Rabu (29/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kehidupan susah Agus Dartono (61), purnawirawan Polri jadi manusia silver ternyata mengundang keprihatinan para tetangganya.

Hanya saja keprihatinan tersebut tak diiringi simpatik. 

Lantaran, dalam kesehariannya, Agus memiliki sisi lain.

Ia tak disukai para tetangganya lantaran perilakunya yang suka mabuk-mabukan.

Ia tinggal di Jl Bukit Dahlia VII, Perumas Bukit Sendangmulyo, RT 3 RW 15, Sendangmulyo, Tembalang.

Ketika mabuk, ia kerap meresahkan warga sekitar.

"Ada aduan dari para tetangga Pak Agus yang dinilai meresahkan," terang Ketua RT  3 RW 15, Sendangmulyo, Tedi Ari Nugroho, Tribunjateng.com, Rabu (29/9/2021).

Baca juga: Patung ke-4 Bung Karno di Semarang Diresmikan Megawati, Hendi Ucapkan Terima Kasih

Baca juga: Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat Kampus, Pimpinan UIN Walisongo Bahas Perkuliahan Tatap Muka

Baca juga: Unissula Semarang Buka Jalur Penelusuran Siswa Berprestasi 2022

Mendengar viralnya kisah Agus ditangkap Satpol PP karena jadi manusia silver sontak membuat warga kaget.

Terutama pernyataan Agus terkait kehidupan pribadinya.

"Kaget juga sih,

Kami tahunya dari media massa dan media sosial," tuturnya.

Ia menyebut, hampir seluruh warga di RT tempat tinggalnya mengeluhkan perilaku Agus.

Warga merasa terganggu dengan perilakunya saat kondisi mabuk.

"Ya hampir semua warga sini mengeluh," terangnya.

Ia mengaku, baru satu bulan menjabat menjadi ketua RT.

Akan tetapi sudah menampung banyak keluhan warga terkait Agus Dartono, terutama tetangga sekitar rumahnya.

Sebenarnya, ia juga akan mendekati Agus agar terjalin komunikasi yang baik dengan warga.

Baca juga: Inilah Sosok Lodewijk Freidrich Pengganti Azis Syamsuddin Sebagai Wakil Ketua DPR RI dari Golkar

Baca juga: Duta Besar Belanda Bertemu Ganjar Pranowo, Lanjutkan Kerja Sama Penanganan Banjir dan Rob

"Kami akan kembali melakukan pendekatan, mengingatkan, sekaligus saling bantu ketika ada masalah," terangnya.

Ada beberapa pernyataan Agus yang tak sesuai dengan kondisi kehidupannya sehari-harinya.

"Bisa dibilang apa yang disampaikan di media itu tak sesuai kenyataannya," terangnya.

Senada, Ketua RW 15 Sendangmulyo, Mulyandono (63) mengaku, kaget mendengar Agus Dartono ditangkap Satpol PP saat menjadi manusia silver.

Baginya kejadian itu memalukan Korps Bhayangkara.

Lantaran uang pensiunan sebagai polisi sebenarnya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari atau sekadar untuk makan.

Apalagi para anak Agus sudah mandiri. 

"Kalau untuk hidup biasa, ga macem-macem seharusnya cukup.

Semisal jujur, pasti cukup mengandalkan uang pensiunan," terangnya yang juga pensiunan Polri.

Ia menyebut, enam bulan sekali Agus menemuinya untuk meminta surat keterangan pensiunan masih hidup.

Agus pernah meminta surat keterangan itu, namun tanpa tanda tangan dari ketua RT.

"Saya tolak karena harus ada tanda tangan RT.

Ternyata sama ketua RT-nya terdahulu ada masalah," paparnya.

Dikatakan, Agus memang tak memiliki hubungan baik dengan para tetangga.

Lantaran Agus dikenal sebagai pemabuk.

Selain itu, pernah membawa teman perempuannya ke rumah.

Pihak RT juga sudah menegur perilaku Agus, tapi tak bergeming.

"Saya sudah dilaporkan ketua RT.

Dia pernah sudah ditegur," katanya

Hal itu sudah dilakukannya bahkan jauh sebelum pensiun.

Tak heran, Agus di lingkungan sekitar mendapat julukan Agus Dol.

"Iya kayak sekrup dipasang sudah dol.

Udah ga bisa klop, perumpamaan seperti itu," katanya.

Ia menjelaskan, sebenarnya Agus hidup berkecukupan dengan memiliki sejumlah mobil rental, namun sekarang sudah dijual.

Hasil penjualan mobil itu lalu dibelikan angkutan umum trayek Johar-Pedurungan.

Mobil angkutan tersebut digunakan Agus untuk mencari nafkah.

"Tapi mobil angkot dijual lagi, habis. Setelah itu tak tahu lagi kelanjutannya sampai ada kabar dia jadi manusia silver," paparnya.

Sementara Agus Dartono mengatakan, akan berencana menikah kembali.

Baca juga: Agus Semarang Pensiunan Polisi Jadi Manusia Silver, Pengamat: Harusnya Siapkan Diri Sebelum Pensiun

Pernikahan tersebut merupakan pernikahan ke empat. 

Bahkan ia mengajak calon istri ke empatnya itu ke Mapolrestabes Semarang saat bertemu Wakapolrestabes Semarang AKBP IGA Perbawa Nugraha.

"Iya mau kawin lagi biar saling jaga di masa tua," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved