Breaking News:

Berita Pendidikan

BEM dan Maba UPGRIS Raih Rekor MURI Bagi-bagi Hand Sanitizer Non-Alkohol Terbanyak

Kasus penularan Covid-19 terus turun. Beberapa daerah pelan-pelan mulai bisa mengendalikan pandemi.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: moh anhar
DOKUMENTASI UPGRIS
Mahasiswa baru UPGRIS saat menuangkan hand sanitizer ke botol kecil yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Kasus penularan Covid-19 terus turun.

Beberapa daerah pelan-pelan mulai bisa mengendalikan pandemi.

Namun demikian, pemerintah tetap meminta masyarakat menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah gelombang ketiga covid.

Memakai masker, jaga jarak, dan mencuci menggunakan sabun merupakan upaya yang bisa dilakukan agar pandemi lekas pergi dan aktivitas masyarakat bisa normal kembali.

Baca juga: Istri Rugi Rp 300 Juta, LK Suami Wonogiri Nekat Tusuk Ayah Bos Arisan Online Hingga Meninggal

Baca juga: Warga Cium Busuk, Ternyata Nenek O Ditemukan Meninggal, Disamping Mayat Ada Cucu Penuh Kotoran

Baca juga: Desain Logo Baru Kabupaten Banjarnegara Dikaitkan Partai Politik: Pohon Beringin Lambang Sila Ketiga

Kebiasaan menjaga kebersihan, semisal menyediakan hand sanitizer untuk membersihkan tangan harus selalu dipertahankan.

Atas dasar itu, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas PGRI Semarang (BEM UPGRIS) menggagas pemecahan rekor yang tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) pembagian hand sanitizer nonalkohol terbanyak, Jumat (1/10/2021).

"Muri sangat mengapresiasi prestasi tersebut. Sejumlah 16.110 botol hand sanitizer nonalkohol dibuat 1.707 mahasiswa UPGRIS," kata Senior Manager Muri, Sri Widayati, dalam keterangan tertulis, Jumat.

Menurutnya, mahasiswa UPGRIS telah mengungguli rekor sebelumnya yang dipegang Komunitas Sedekah Air KAT Pantura Mendunia pada 29 november 2020, yang juga melakukan pembagian hand sanitizer nonalkohol.

Sementara itu, Rektor UPGRIS Muhdi menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa serta jajaran BEM.

"Mahasiswa punya kreativitas untuk membuat handsanitizer non alkohol. Mereka kompak membuatnya untuk dibagikan kepada masyarakat umum. Ini sungguh bagus, kepedulian mereka terhadap masyarakat mesti terus diasah," ujarnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya terus menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada.

Baca juga: Berkat Pakai Masker Bertuliskan Polisi, Pemuda Ini Lolos Dari Aksi Pembegalan, Begini Nasib 2 Begal

Baca juga: Bupati Dian Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Ingatkan Banyak Ancaman Terhadap NKRI

Baca juga: Digeruduk Sekelompok Orang, AHHA PS Pati Hentikan Latihan di Karanganyar

"Pandemi memang sudah menampakkan tren menurun, sudah minim sekali penularan. Tetapi kita harus selalu taat prokes dan selalu menjaga kesehatan. Itu kuncinya," ucap Muhdi. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved