Breaking News:

Berita Semarang

Komplotan Pembobol ATM Geng Banten Dapat Hasil Besar saat Beraksi di Semarang, Polisi: Itu Beja

Komplotan spesialis bobol ATM Geng Lebak Banten paling sukses melakukan aksinya di Kota Semarang. Mereka berhasil membobol ATM Bank Jateng.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: moh anhar
Dok Polrestabes Semarang.
Tim Inafis Polrestabes Semarang saat olah tempat kejadian pembobolan ATM di Indomaret Plalangan, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (18/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komplotan spesialis bobol ATM Geng Lebak Banten paling sukses melakukan aksinya di Kota Semarang.

Mereka berhasil membobol ATM Bank Jateng dan berhasil membawa pulang uang sebesar Rp850 juta.

Akan tetapi aksi tersebut dinilai beruntung oleh pihak kepolisian.

"Iya mereka beruntung saat beraksi di Gunungpati, Semarang, mereka cuma beja (beruntung)," kata Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Putro saat konferensi pers di Kantor Polda Jateng, Jumat (1/10/2021).

Baca juga: Komplotan Pembobol ATM Geng Lebak Rajin Latihan Ngelas Jelang Beraksi, Sewa Truk untuk Kelabui Warga

Baca juga: Walisongo Halal Center Diminta Susun Program Prioritas

Baca juga: Calon Pengantin di Batang akan Mendapat Bimbingan Pencegahan Penggunaan Narkoba

Menurutnya, para pelaku beruntung lantaran sebelum melakukan aksinya menyasar mesin ATM secara acak.

Kebetulan mesin ATM Indomaret Plalangan, Gunungpati, ketika dibobol para pelaku belum lama diisi oleh pihak bank.

"Di Gunungpati pelaku yang beraksi hanya empat orang. Dua sisany,a warga Grobogan, saat di Gunungpati tak ikut beraksi," ucapnya.

Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Putro saat konferensi pers
Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Putro saat konferensi pers "Pengungkapan Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan Modus Merusak Mesin ATM Dengan menggunakan Alat Las Dan Alat Bor" di Aula Ditkrimum Mapolda Jawa Tengah, Jumat (1/10/21). (TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA)

Ia menjelaskan, peran para pelaku  masing-masing: Maskur alias Apung (39) warga Buyut Mekar, Maja, Lebak, Banten berperan penyedia alat las.

Membobol tembok, dan melakukan pengintaian situasi.

Dari perannya  tersebut mendapat imbalan Rp13 juta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved