Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

BERITA JATENG

Ketika Dr Aqua  Bicarakan Rambut dan Perut dengan Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Rudy Saladin

Pertemuan dengan pejabat tidak selalu membicarakan hal-hal serius. Bisa juga topiknya yang ringan namun bermakna.

Penulis: Erwin Ardian | Editor: Erwin Ardian
aqua dwipayana
Pakar Komunikasi Dr Aqua Dwipayana bersama Danrem 074/Warastrama Solo Kolonel Inf Rudy Saladin beberapa waktu lalu 

Selama mereka diskusi, penulis buku "super best seller" yang berjudul "The Power of silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi" itu lebih banyak menyimak semua yang disampaikan Rudy. Seluruhnya sangat menarik. Sekaligus pria yang hobi silaturahim itu banyak belajar pada mantan Asisten Operasi Kodam VI/Mulawarman tersebut.

Karena selama belasan tahun Dr Aqua intens berkomunikasi dengan jajaran TNI, sehingga nyambung saat mereka mendiskusikan tentang instititusi tersebut. Juga saat cerita mengenai para senior  Rudy baik yang masih aktif maupun yang telah pensiun.

Sangat Peduli Pendidikan

Di saat mereka sedang asyik diskusi, tiba-tiba Rudy menanyakan kepada Dr Aqua apakah sudah makan. Begitu spontan dijawab belum makan, Rudy langsung minta tolong kepada ajudannya untuk membelikan dua makan siang buat mereka.

"Tolong belikan dua makan siang buat saya dan Mas Aqua. Kami mau makan bareng," ujar Rudy kepada ajudannya.

Semakin siang diskusinya makin asyik, termasuk ketika mereka mendiskusikan tentang pendidikan. Sebagai lulusan terbaik (Adhi Makayasa) di angkatannya, Rudy sangat peduli pada pendidikan.

Pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, pada 17 September 1975 itu adalah alumni S2 dari salah satu perguruan tinggi terkemuka di Amerika. Yakni di Hubungan Internasional Webster University St. Louis, Missouri, Amerika.

Sebelumnya Rudy pernah mengenyam pendidikan militer di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat di US Army Command and General Staff College Fort Leavenworth, Amerika Serikat. Kemudian mengikuti Advanced Infantry Officers Course (sekolah lanjutan perwira) SAFTI Singapura.

Saat Dr Aqua bercerita pengalamannya kuliah S3 di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Fikom Unpad) Bandung, Rudy antusias menyimak. Itu menunjukkan perhatiannya yang besar pada Ilmu Komunikasi.

Tiba-tiba Rudy berkomentar, "Apa saya kuliah S3-nya ambil Ilmu Komunikasi saja seperti Mas Aqua? Ilmu ini kan dinamis sekali dan sangat penting di semua aspek kehidupan manusia termasuk pada pekerjaan saya sebagai tentara."

Mendengar itu Dr Aqua dengan semangat mendorong Rudy agar kuliah di Ilmu Komunikasi. Karena saat ini tugas di Solo maka disarankan kuliahnya di Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negera Sebelas Maret (UNS).

"Pas banget Mas Aqua. Beberapa hari lalu saya baru saja ketemu Rektor UNS Bapak Prof Jamal Wiwoho. Beliau menawarkan  saya kuliah S3 di UNS. Menurutnya banyak pilihan program studinya. Setelah diskusi dengan Mas Aqua, saya mantap memilih Ilmu Komunikasi," tutur Danrem pertama di angkatannya sambil tersenyum.

Dr Aqua merasa senang dengan keputusan Rudy tersebut. Bapak dari Alira Vania Putri Dwipayana dan Savero Karamiveta Dwipayana itu menyatakan siap membantu Rudy secara optimal jika memang membutuhkannya ketika sedang kuliah S3 di program studi (prodi) Ilmu Komunikasi.

Menurut penulis banyak buku "super best seller" itu, dilihat dari pengalaman Rudy termasuk saat menjadi ajudan Presiden Joko Widodo, sudah lebih dari kuliah S3. Namun dia harus menempuh pendidikan tersebut secara formal.

Dr Aqua meyakinkan Rudy bahwa mantan Danbrigif Mekanis Raider 6/Tri Sakti Balajaya Palur, Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah itu insya Allah mampu secara paralel melaksanakan kuliah sambil kerja. Apalagi selama ini dia sudah terbiasa melaksanakan berbagai pekerjaan sekaligus.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved