Breaking News:

Berita Solo

Bocah di Solo Nekat Lempar Kereta Api Melintas, Diselesaikan Secara Kekeluargaan, Marahi Tuman! 

Polsek Jebres, Solo, amankan seorang anak berusia 14 tahun dalam kasus pelemparan KA Bangunkarta. 

TRIBUN JABAR/SITI FATIMAH
Ilustrasi Kaca kereta retak setelah dilempar batu 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Polsek Jebres, Solo, amankan seorang anak berusia 14 tahun dalam kasus pelemparan KA Bangunkarta

Diketahui, lokasi kejadian berada di KM 258+4 Jembatan Jurug antara Stasiun Palur dan Stasiun Jebres, Minggu (3/10/2021) kemarin. 

Manajer Humas KAI Daop 6, Supriyanto, menjelaskan, kejadian bermula saat masinis mendapati bocah berada di samping rel. 

Tiba-tiba bocah itu melempar kereta KA Bangunkarta

Setelah itu, masinis melaporkan kejadian tersebut petugas terdekat dan langsung mengamankan bocah yang dimaksud. 

"Kita amankan pelaku seorang anak  berusia 14 tahun dan diserahkan ke Polsek Jebres untuk diproses sesuai aturan," ucapnya. 

Dia menegaskan, hukuman pidana atas aksi pelemparan terhadap kereta api telah diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). 

Yakni Bab VII mengenai Kejahatan yang Membahayakan Keamanan Umum bagi Orang atau Barang Pasal 194 Ayat (1).  

Barang siapa dengan sengaja menimbulkan bahaya bagi lalu lintas umum, yang digerakkan oleh tenaga uap atau kekuatan mesin lain di jalan kereta api atau trem, diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun. 

"Jika perbuatan itu mengakibatkan orang mati, yang bersalah diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara selama waktu tertentu paling lama 20 tahun," ungkapnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved