Berita Semarang
Bisnis Penjualan Bus Lesu Kena Efek PPKM: Orang-orang Tak Banyak Berwisata
Duta Hino Semarang menggantungkan bisnis penjualan bus sesuai kebijakan pemerintah terkait pandemi.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Melesunya sektor pariwisata di tengah Pandemi Covid-19 membuat bisnis penjualan bus turut merasakan dampak serupa.
Terutama pada penjualan kendaraan komersial, yang tidak dipungkiri juga menyusut sebab adanya berbagai pembatasan.
"(Penjualan) bergantung kebijakan pemerintah. Selama pandemi masih dibatasi, kami belum bisa menjual banyak juga," kata Direktur Utama Duta Hino Semarang, Chris Hemasurya di sela-sela penyelenggaran vaksinasi di bakal bengkel baru Duta Hino Ngaliyan Semarang, kemarin.
Chris mengungkapkan, tinggi ataupun rendahnya penjualan kendaraan komersial sendiri bergantung pada pertumbuhan ekonomi.
Di samping itu, bisnis di sektor ini juga mengikuti pergerakan pada sektor pariwisata.
Dengan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang memberikan dampak pada sektor pariwisata, ia tidak menampik bahwa penjualan kendaraan komersial juga mengalami penurunan secara drastis.
Kebutuhan masyarakat yang berkurang terhadap kendaraan baik bus maupun truk membuat penjualan pada kedua sektor ini menjadi sepi.
Disebutkan, sepinya penjualan terutama pada jenis kendaraan bus yang mengalami penurunan hampir mencapai 90 persen.
"Penjualan turun semua, dari sektor kami yang ada dua yaitu truk dan bus, paling terdampak sekali ke busnya. Penjualan terutama bus ini berkurang sampai 90 persen dari tahun sebelum pandemi," sebut Chris.
Chris memperkirakan, berkurangnya orang bepergian di tengah pandemi menjadi penyebab utama sepinya pembeli kendaraan ini.
"Bus yang masih jalan sekarang ini bus kota, seperti Trans Semarang, Trans Jogja, dan Trans Solo yang kami suplai.
Tapi antarkota mungkin 40 persen yang jalan saat ini. Sementara bus wisata paling cuma 20 persen yang jalan," kiranya.
Ia menambahkan, saat-saat ini pihaknya lebih banyak memasarkan jenis kendaraan truk yang masih menunjukkan perkembangan.
Di samping itu juga mengandalkan sektor esensial dengan dibukanya bengkel.
Namun demikian, ia juga tidak memungkiri bahwa saat PPKM sektor ini juga turut mengalami penurunan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dealer-duta-hino-ngaliyan-semarang.jpg)