Breaking News:

Berita Regional

DPR hingga Istana Angkat Bicara soal Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Luwu Timur

Dalam pesan yang beredar, ibu tersebut melaporkan pencabulan yang dialami ketiga anaknya yang berusia di bawah 10 tahun.

Shutterstock
Ilustrasi. 

"Apabila memang dalam proses berjalannya ada ditemukan bukti yang baru, maka tidak menutup kemungkinan penyidikannya akan dibuka kembali," kata Rusdi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (7/10/2021), dilansir Tribunnews.com.

Tak hanya menyita perhatian masyarakat, kasus ini juga mendapat sorotan dari pihak DPR, Kementerian PPPA hingga istana.

1. Komisi III DPR RI Minta Polri Usut Kasus secara Transparan

Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry meminta kepolisian untuk transparan dalam mengungkap  kasus dugaan pencabulan anak di Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Menurutnya, hal tersebut sebagai upaya memberikan keadilan kepada semua pihak.

Ia berharap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bisa langsung memerinta jajaran di bawah untuk  mengusut kembali kasus yang sempat dihentikan penyelidikannya ini.

"Saya berharap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk membuka kembali kasus dugaan pemerkosaan anak di Luwu Timur ini jika ditemukan bukti baru."

"Lakukan penyelidikan menyeluruh sesuai prosedur yang benar dan ungkap kasus ini dengan sebenar-benarnya," kata Herman, Sabtu (9/10/2021), melansir Tribunnews.com.

Herman menegaskan, kekerasan seksual adalah kejahatan yang serius.

Untuk itu, kata Herman, aparat penegak hukum harus memastikan pelaku mempertanggung jawabkan kejahatannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved