Breaking News:

Berita Semarang

PAPDI Bantu Percepatan Vaksinasi di Kota Semarang, Fokus Tingkat RW dan Kecamatan Genuk

Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) membantu Pemerintah Kota Semarang untuk mendorong upaya percepatan pelaksanaan vaksinasi

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto
Ketua PAPDI Semarang, dr Hery Djagat Purnomo ikut menyuntikan vaksinasi covid kepada seorang warga di sentra vaksinasi Tentrem Mall 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) membantu Pemerintah Kota Semarang untuk mendorong upaya percepatan pelaksanaan vaksinasi.

Hal itu dilakukan sebagai upaya menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus Covid-19.

"Kami bersama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang dan pihak swasta bersinergi melaksanakan percepatan program vaksinasi covid untuk masyarakat. Papdi menurunkan personel untuk menjadi tenaga vaksinator di sejumlah titik di Kota Semarang," kata Ketua PAPDI Semarang, dr Hery Djagat Purnomo, Sabtu (9/10/2021).

Anggota Papdi yang menjadi vaksinator covid telah melaksanakan vaksinasi, antara lain di Kecamatan Genuk dan Sentra Vaksinasi Tentrem Mall Semarang.

Hery menjelaskan dibutuhkan percepatan vaksinasi agar tercipta kekebelan kelompok atau herd immunity. Makanya, titik distribusi vaksinasi ke masyarakat harus diperbanyak, tentunya diikuti dengan ketersediaan vaksin yang memadai.

Dokter senior yang berada dalam naungan organisasi profesi ahli penyakit dalam ini menuturkan pihaknya akan terus bergandengan tangan bersama Dinkes Kota Semarang untuk melaksanakan vaksinasi di beberapa tempat lagi kedepannya.

Dinkes akan memetakan lokasi atau daerah mana yang perlu percepatan vaksinasi covid.

Kepala Dinkes Kota Semarang, Abdul Hakam mengatakan pihaknya saat ini tengah fokus melaksanakan vaksinasi di tingkat RW. Di sisi lain, masih ada kecamatan yang perlu dilakukan percepatan, yakni Genuk.

"Alokasi yang ada saat ini, selama dua pekan difokuskan di Kecamatan Genuk dan pada tingkat RW. Masyarakat bisa memaksimalkan pelayanan vaksinasi yang telah disediakan," kata Hakam.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh unsur di Kota Semarang, terutama Papdi yang telah bekerja sama untuk percepatan vaksinasi covid.

"Ini adalah kolaborasi yang sangat memang kami inginkan. Kami tidak mungkin melaksanakan tugas sendirian. Harus banyak pihak, termasuk teman-teman Papdi ini yang membantu percepatan vaksinasi," ujar dokter spesialis penyakit dalam ini.

Sementara, untuk ketercapaian vaksinasi di Kota Semarang, ia menjelaskan untuk dosis pertama sudah mencapai 102 persen. Sedangkan dosis kedua 70 persen.

Pihaknya menargetkan vaksinasi di Kota Semarang harus lebih dari 100 persen karena banyak warga luar kota yang bermukim di ibukota provinsi Jateng ini.

"Meskipun sudah mencapai 100 persen lebih, kami terus lakukan vaksinasi. Banyak sekali orang dari luar kota. Berdasarkan data, orang dari luar kota ada sekitar 34 persen (dari jumlah warga yang berdomisili di Kota Semarang)," terangnya.

Sementara, untuk target perharinya, bisa melaksanakan vaksinasi 20.000 baik dosis pertama maupun dosis kedua yang dilakukan sinergi semua pihak.(mam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved