Breaking News:

KKN IAIN Kudus

Tim KKN IAIN Kudus Inovasikan Hasil Pertanian Desa Kandangmas Kudus

Selain mengolah hasil pertanian seperti kencur untuk memajukan perekonomian desa, hal ini bisa dijadikan sebagai oleh-oleh khas saat wisata.

Editor: abduh imanulhaq
Tim KKN IAIN Kudus Inovasikan Hasil Pertanian Desa Kandangmas Kudus
KKN IAIN KUDUS
Pelatihan Inovasi pengolahan tanaman rempah Tim KKN IAIN Kudus bersama ibu PKK Kandangmas

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Tim KKN IK IAIN Kudus Kandangmas 2 mengolah potensi pertanian disana berupa tanaman rempah menjadi produk jadi.

Masyarakat Kandangmas di Kecamatan Dawe, Kudus, mayoritas bekerja sebagai petani.

Tanaman yang ditanam antara lain rempah-rempah, seperti kencur, jahe, dan lengkuas.

Melimpahnya hasil pertanian ditambah situasi pandemi menjadikan harga kencur anjlok.

Mahasiswa KKN IK IAIN Kudus pun memutar otak untuk mengolah hasil kencur agar harga tidak hancur di pasaran.

"Kami sebagai petani kencur yang waktunya panen di bulan ini harus menanamnya lagi, karena harganya tidak seimbang dengan modal yang sudah kita keluarkan," ujar Ali, salah satu petani kencur.

Tim KKN IK mengatur strategi dengan mengolah kencur menjadi berbagai produk jadi, seperti See Kencur-keripik kencur, See Kencur-serbuk kencur dan See Jancur- sirup jahe kencur.

"Output kegiatan pelatihan ini yaitu nantinya bisa dikembangkan oleh masyarakat desa sehingga kencur dapat bernilai jual tinggi dengan hasil produk tadi," ujar Fitria Siska selaku Kordes KKN IK.

Ide pengolahan ini kemudian dikembangkan menjadi pelatihan pembuatan inovasi bersama ibu-ibu PKK di gedung serbaguna.

Pelatihan ini dihadiri oleh Dwi Rahayu selaku ibu camat Dawe.

"Kegiatan seperti ini sangat bagus karena bisa diaplikasikan di rumah masing-masing dan mampu dijadikan usaha bagi masyarakat desa ini," paparnya.

Selain mengolah hasil pertanian seperti kencur untuk memajukan perekonomian desa, hal ini bisa dijadikan sebagai oleh-oleh khas saat wisatawan berwisata di bendungan Logung.

Selain itu kegiatan pelatihan ini mendapat dukungan ibu Kades sekaligus menjadi ketua PKK H. Sri Wahyuni.

Dia berharap pelatihan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kandangmas dalam mengolah potensi yang ada seperti kencur, jahe dan gula tumbu.

“Semoga nantinya produk olahan ini bisa dikembangkan menjadi buah tangan khas Kandangmas setelah berwisata atau berkunjung di desa kita," paparnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved