Breaking News:

Berita Purbalingga

Bupati Tiwi Harap Keberadaan UIN Saifuddin Zuhri Naikan IPM Purbalingga

Bupati juga berharap agar UIN Saifuddin Zuhri ke depan diharapkan memberi beasiswa untuk putra putri daerah khususnya yang ekonomi lemah

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Humas Pemkab Purbalingga
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi saat silaturahmi dengan Rektor UIN Saifuddin Zuhri, Dr H Mohammad Roqib, beserta wakil rektor 2 Prof DR H Ridwan M Ag, Selasa (12/10/2021) di ruang Rapat Bupati. 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Keberadaan Universitas Islam Negeri (UIN) Saifuddin Zuhri yang sedang dibangun di Kelurahan Karangsentul, Kecamatan Padamara diharapkan mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Purbalingga, utamanya dari sektor pendidikan.

Pemkab Purbalingga sangat mendukung pembangunan UIN Saizu, yang telah dibuktikan dengan dukungan lahan guna pembangunan kampus, termasuk lahan di Desa Karangjengkol, Kutasari.

"Saya ingin sekali UIN Saizu ini segera berdiri dan beroperasi, dimungkinkan semasa saya masih menjabat sebagai bupati," harap Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi saat silaturahmi dengan Rektor UIN Saifuddin Zuhri, Dr H Mohammad Roqib, beserta wakil rektor 2 Prof DR H Ridwan M Ag, Selasa (12/10/2021) di ruang Rapat Bupati.

Bupati juga berharap agar UIN Saifuddin Zuhri ke depan diharapkan memberi beasiswa untuk putra putri daerah khususnya yang ekonomi lemah. 

Tentunya agar bisa merasakan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Tahun 2022 Pemkab Purbalingga juga akan melakukan pelebaran dan peningkatan jalan dari Tobong - Karangjengkol dalam rangka menunjang akses ke UIN Saifuddin Zuhri yang juga akan dibangun di Desa Karangjengkol.

Sementara rector UIN Saizu Mohammad Roqib menjelaskan, saat ini sedang proses pembangunan jembatan pintu masuk dan pagar keliling senilai Rp. 2 miliar. 

Usai pembangunan pagar dan jembatan, akan dilanjutkan proses finalisasi atau persyaratan tahap akhir untuk pembangunan gedung kuliah terpadu.

"Luas tanah di Karangsentul 4,6 ha sedangkan luas bangunan yang akan dibangun 15ribu meter persegi. 

Sumber dana pembangunan berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan skema multiyear tahun 2022 senilai 39 miliar lebih dan tahun 2023 senilai 108 miliar lebih," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, dalam rilis. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved