Breaking News:

Berita Regional

Polisi Panggil Ulang Korban Pelecehan yang Diduga Dilakukan Pejabat di Luwu Timur, Ini Hasilnya

Babak baru kasus pelecehan seksual terhadap tiga orang anak oleh bapaknya yang juga ASN di Luwu Timur menemui babak baru.

Editor: rival al manaf
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, SULSEL - Babak baru kasus pelecehan seksual terhadap tiga orang anak oleh bapaknya yang juga ASN di Luwu Timur menemui babak baru.

Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan menyebut korban, ibunya dan lembaga pendampingan hukum tidak datang saat dipanggil lagi.

Mereka juga menanggapi temuan peradangan alat vital tiga anak di Luwu Timur yang diduga jadi korban pemerkosaan.

Baca juga: DPR hingga Istana Angkat Bicara soal Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Luwu Timur

Baca juga: Video Ibu di Luwu Utara Menangis Dituntut Anak Kandung Soal Warisan

Baca juga: Penyelidikan Pelecehan Seksual Pejabat Kepada Anaknya Dihentikan, Tagar #PercumaLaporPolisi Ramai

Peradangan disebut terjadi saat ketiga saat ketiga anak itu tinggal bersama ibunya.

Visum yang menemukan adanya peradangan juga berlangsung setelah pemeriksaan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

“Peradangan alat vital ketiga anak itu ditemukan jauh dari tanggal setelah visum kedua."

"Sementara setelah visum kedua, ketiga anak ini tinggal bersama ibunya."

"Saat melakukan visum juga di Rumah Sakit Malili itu yang katanya ada peradangan, tidak didampingi oleh penyidik,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulawesi Selatan Kombes E Zulpan saat dikonfirmasi, Rabu (13/10/2021).

Setelah kasus ini menarik perhatian publik, Zulpan mengatakan telah kembali mengundang para terduga korban dan ibunya.

Polisi ingin kembali memeriksa kondisi korban dengan dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis kandungan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved