Breaking News:

Berita Semarang

Pemkot Semarang Beri Diskon BPHTB 40 Persen bagi PTSL 2021

Pemkot Semarang memberikan diskon BPHTB sebesar 40 persen bagi warga yang mengikuti program PTSL 2021.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang memberikan diskon Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 40 persen bagi warga yang mengikuti program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2021.

Sekretaris Bapenda Kota Semarang, Saryono menyampaikan, rencana program PTSL 2021 sebanyak 50 ribu sertifikat. Dia berharap program tersebut bisa tercapai hingga akhir Desember nanti.

Adanya program PTSL ini pun menjadi potensi pendapatan pada sektor BPHTB.

Guna meringankan beban masyarakat, Pemkot memberikan diskon BPHTB sebesar 40 persen khusus program PTSL 2021. Diskon ini berlaku mulai 12 Oktober hingga 31 Desember mendatang.

Baca juga: Wali Kota Solo dan Bogor Ketemu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Ini yang Dibicarakan

Baca juga: Ada Sebutan Banteng-Celeng di Internal PDIP Jateng, Rudy: Bambang Pacul Tak Pakai Logika Berpikir

Baca juga: Rudy Ketua DPC PDIP Solo: Saya Justru Sangat Mendukung Teman-teman yang Disebut Celeng

Diakuinya, antusiasme masyarakat untuk membayar BPHTB cukup tinggi dengan adanya keringanan tersebut.

Hanya saja, sebagian masyarakat yang mengajukan keringanan ditolak lantaran mereka bukan dari program PTSL 2021.

Peserta PTSL yang sudah membayar BPHTB baru sekitar 10 persen.

"Masyarakat ada yang mengajukan permohonan keringanan tapi karena bukan PTSL 2021 ya kami tolak, termasuk ada pihak-pihak lain yang ingin memanfaatkan keringanan ini. Setelah kami cek sertifikatnya ternyata bukan PTSL. Jadi, kami tidak beri keringanan," jelasnya usai memberikan sosialisasi BPHTB PTSL kepada lurah, di Gedung Balai Kota Semarang, Kamis (14/10/2021).

Saryono menambahkan, realisasi BPHTB secara keseluruhan baru 50 persen atau sekitar Rp 350 miliar dari target Rp 711 miliar.

Sementara itu, Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin mengatakan, ada 5.678 bidang tanah yang telah keluar sertifikatnya melalui program PTSL.

Dia menilai jumlah itu sudah cukup bagus. 

Pensertifikatan melalui program PTSL ini dilakukan bertahap mengingat proses cukup panjang dan cukup banyak masyarakat yang mengikuti program tersebut. Dia berharap, program PTSL bisa selesai hingga akhir tahun ini. 

Dari PTSL tersebut, ada kewajiban yang harus diselesaikan oleh masyarakat yakni BPHTB. Dia mengimbau masyarakat dapat memanfaatkan diskon BPHTB yang diberikan pemkot. 

Baca juga: Peruntungan Shio Besok Jumat 15 Oktober 2021

Baca juga: Tak Cuma untuk Bantu Warga, Aplikasi Sitangkas Polda Jateng Bisa Buat Daftar Program Aku Sedulurmu

Baca juga: Aplikasi Penghasil Uang Raja Komen Terbukti Membayar, Posting Komentar Cuan Mengalir

Pihaknya mengumpulkan lurah untuk menginformasikan terkait PTSL kepada masyarakat sekaligus BPHTB yang harus dibayarkan.

"Di BPN akan tercatat BPHTB terhutang. Ini kesempatan bagi masyarakat pemotongan BPHTB 40 persen berlaku 31 desember sesuai kebijakan Pak Wali," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved