Breaking News:

Berita Solo

Ada Sebutan Banteng-Celeng di Internal PDIP Jateng, Rudy: Bambang Pacul Tak Pakai Logika Berpikir

Kisruh di internal PDI Perjuangan hingga kini terus berlangsung terkait masalah dukung mendukung capres. 

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kisruh di internal PDI Perjuangan hingga kini terus berlangsung terkait masalah dukung mendukung capres. 

Baru-baru ini, sebutan celeng mulai mencuat untuk menyebut kader banteng yang dianggap keluar barisan. 

Semula, Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul menyebut celeng bagi pengurus dan oknum PDI Perjuangan yang mendeklarasikan diri mendukung Ganjar Pranowo melenggang ke Pilpres 2024.

Menanggapi ucapan Pacul terkait celeng, Ketua DPC PDI Perjuangan Solo, FX Hadi Rudyatmo menyampaikan ucapan Bambang Wuryanto tidak pernah memakai logika berpikir. 

Baca juga: Berdiri di Lahan Orang Lain, Rumah di Kampung Karangjangkang Simongan Semarang Digempur Satpol PP

Baca juga: Wali Kota Solo dan Bogor Ketemu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Ini yang Dibicarakan

Baca juga: Tak Cuma untuk Bantu Warga, Aplikasi Sitangkas Polda Jateng Bisa Buat Daftar Program Aku Sedulurmu

Sehingga, lanjut Rudy, dengan ramainya di media sosial maupun media cetak atau elektronik terkait deklarasi capres bukan namun celeng. 

"Bagi saya lebih mengambil pada pesan dari orang tua: nek mlaku mbuk aja kayak celeng (kalau jalan jangan seperti celeng). Celeng itu kan jalannya lurus, sehingga kalau yang mendeklarasikan itu ya sesungguhnya tegak lurus," ucap Rudy saat ditemui, Kamis (14/10/2021). 

Menurut Rudy, apapun yang dilakukan sekarang kalau Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri memutuskan A, pasti yang disebut celeng-celeng ini juga akan ikut A. 

"Saya berharap, sudahlah (Bambang Pacul) tidak perlu mengomentari deklarasi-deklarasi siapapun. Karena yang namanya pemilihan presiden tidak hanya PDI Perjuangan yang memilih, yang memilih adalah rakyat Indonesia yang jumlahnya 250 juta," tegasnya. 

Dengan adanya pernyataan Bambang Pacul, yang deklarasi capres itu celeng, Rudy malah lebih senang menyebut banteng celeng. 

"Karena banteng celeng ini menurut saya yang tegak lurus. Jadi jangan putus asa, jangan sakit hati bagi temen-temen yang deklarasi dikatakan celeng," ungkapnya. 

Bahkan, lanjut Rudy, ungkapan celeng diambil positifnya saja adalah kader yang tegak lurus seperti celeng ketika berjalan. 

"(Kader) PDI Perjuangan yang sesungguhnya bukan banteng celengan. Kalau banteng celengan itu hanya memikirkan pundi-pundi (uang, red). Namun, banteng celeng yang berjuang untuk mencari suara sebanyak-banyaknya tidak menggantungkan kepada orang lain," tuturnya. 

Baca juga: Dirut PDAM Tirta Bumi Serasi Kabupaten Semarang Tanggapi Tuntutan Pendemo

Baca juga: Target Rekrutmen 1 Juta Guru Honorer Meleset, Ketua PGRI Jateng: Kepala Daerah Harus Tanggung Jawab

Dia berharap, soal polemik celeng ini tidak perlu diperpanjang terus menerus. 

"Yang deklarasi bukan hanya Ganjar kok. Mbak Puan juga deklarasi, sehingga kalau hal ini diperkeruh lama-lama banteng celeng ini akan deklrasi semua. Karena banteng celeng ini yang tegak lurus," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved