Pembegalan
Polisi Kejar Begal Trail 11 Kilometer, Saling Pepet Tabrak Orang Menyeberang, Kaki Bolong
Polisi mengejar begal naik motor trail sejauh 11 kilometer, saling pepet akhirnya tabrakan dengan orang menyeberang.
TRIBUNJATENG.COM - Polisi menangkap begal yang merampas motor jenis trail.
Pembegalan itu teradi di Lampung.
Polisi awalnya tidak mampu mengejar begal yang kabur dengan Kawasaki KLX hasil curian.
Polisi akhirnya menggunakan mobil untuk memepet pelaku.
Baca juga: Seorang Wanita Jadi Korban Begal Payudara saat Pulang Kerja, Teriakannya Tak Didengar Warga
Pelaku berhasil ditangkap setelah terjatuh karena menabrak warga yang sedang menyeberang jalan.
Kepala Satreskrim Polresta Bandar Lampung Komisaris Polisi Devi Sujana mengatakan, pelaku yang berhasil ditangkap berinisial AY (24), warga Pubian, Lampung Tengah.
"Ini hasil hunting tim Unit Ranmor yang berpatroli malam di Bandar Lampung," kata Devi di Mapolresta Bandar Lampung, Kamis (14/10/2021).
Pembegalan itu diketahui terjadi pada Rabu dini hari.
Baca juga: Polisi Tetapkan Korban Begal Garut Jadi Tersangka, Aktingnya Bagus
Ketika Tim Unit Ranmor berpatroli di bilangan Tanjung Karang Pusat, mereka berpapasan dengan tiga orang yang mengendarai sepeda motor Honda Beat tanpa menggunakan helm.
"Karena tindak tanduk ketiga orang itu mencurigakan, tim Unit Ranmor membuntuti mereka, namun kehilangan jejak," kata Devi.
Saat melintasi Jalan ZA Pagar Alam, Kecamatan Labuhan Ratu, tim Unit Ranmor kembali berpapasan dengan ketiga orang pemuda tersebut.
"Ketemu lagi, tapi sudah bawa dua sepeda motor. Satu sepeda motor jenis KLX diduga hasil curian," kata Devi.
Baca juga: Wanita Ini Jadi Korban Begal saat Bawa Uang Rp 1,3 Miliar Naik Motor Sendirian
Menurut Devi, kecurigaan polisi terbukti dengan para pelaku yang langsung berbalik arah dan tancap gas untuk melarikan diri.
Aparat kepolisian yang mengejar sempat tertinggal jauh, karena pelaku menggunakan sepeda motor jenis trail tersebut.
"Motor curian itu dipakai untuk melarikan diri, tetapi berhasil kami pepet, karena ada anggota yang membawa kendaraan roda empat," kata Devi.