Breaking News:

Berita Nasional

IPW: Polisi Tak Boleh Sembarangan Geledah Ponsel Warga, Itu Pelanggaran Hukum

Pemimpin Polri diminta untik mengingatkan anggotanya agar tidak menggeledah ponsel warga secara sembarangan.

Tangkap layar akun Twitter @xnact
Aipda MP Ambarita memeriksa paksa ponsel warga yang belakangan viral di media sosial. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pemimpin Polri diminta untik mengingatkan anggotanya agar tidak menggeledah ponsel warga secara sembarangan.

Terlebih, tanpa dasar hukum yang jelas.

Hal itu disampaikan oleh Indonesia Police Watch (IPW) merespons viralnya video Aipda Ambarita yang memeriksa paksa ponsel warga.

Baca juga: Polisi Geledah Ponsel Warga saat Patroli, Pakar: Jangan Sewenang-wenang, Hormati Privasi Orang Lain!

Hal itu menuai pro dan kontra lantaran dinilai sebagai tindakan yang menyalahgunakan wewenang.

"Pemeriksaan tanpa mengindahkan ketentuan tersebut adalah pelanggaran hukum.

Pimpinan Polri harus mengingatkan anggotanya untuk tidak melakukan penggeledahan sembarangan dan menindak anggota yang melakukan penggeledahan tanpa dilandasi dasar hukum yang jelas," kata Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso saat dikonfirmasi, Rabu (20/10/2021).

Ia menyatakan Polri tidak dapat menggeledah dan memeriksa paksa ponsel masyarakat.

Selain melanggar privasi, penggeledahan juga harus memiliki surat dari pengadilan.

"Penggeledahan pada masyarakat harus tunduk pada ketentuan KUHAP. Ada surat tugas,surat perintah penggeledahan atas dasar ijin pengadilan. Kecuali tertangkap tangan alat komunikasi tersebut digunakan melakukan tindak pidana," jelasnya.

Dalam hal tangkap tangan, kata Sugeng, Polri juga harus telah memiliki tindak pidana permulaan untuk melakukan penggeledahan terhadap warga.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved