Senin, 11 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Gara-gara Uang Rp750 Ribu, Haji Sahroni Sekeluarga Dihabisi dalam Satu Malam

Dua tersangka berinisial R dan P menghabisi Haji Sahroni sekeluarga dengan keji.

Tayang:
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
Kolase Tribun Jabar/ Muhamad Nandri Prilatama
TAMPANG PELAKU PEMBUNUHAN - Jajaran Polres Indramayu bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar berhasil mengungkap kasus pembunuhan berencana yang sempat menghebohkan masyarakat di Indramayu. Polisi mengungkap kesadisan para pembunuh Haji Sahroni dan anak cucunya di Paoman, Indramayu.  

TRIBUNJATENG.COM, INDRAMAYU - Haji Sahroni sekeluarga menjadi korban pembunuhan.

Jasad mereka dikubur dalam satu liang lahat di bawah pohon nangka area rumah daerah Paoman, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. 

Polisi mengungkap kronologi pembunuhan.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu Didor Polisi, Tertangkap Setelah Sempat Kabur ke Jateng

Dua tersangka berinisial R dan P menghabisi Haji Sahroni sekeluarga dengan keji.  

Pelaku juga membawa barang berharga korban seperti kendaraan, perhiasan, hingga uang tunai. 

Direktorat Reserse Kriminal Umum, Kombes Ade Sapari, menjelaskan, motif di balik aksi keji ini adalah dendam.

Kejadian dipicu sakit hati pelaku berinisial R terhadap salah satu korban, Budi Awalludin, karena persoalan uang sewa mobil senilai Rp 750 ribu.   

"Sebelumnya, R ini merental mobil ke Budi dengan memberikan uang sewa Rp 750 ribu.

Namun, saat akan mengambil mobil yang disewa, kendaraan itu ternyata mogok."

Saat itu R meminta uangnya kembali, tapi Budi menolaknya. 

"Korban Budi menolak dengan alasan uangnya telah dipakai untuk belanja sembako," terangnya dalam jumpa pers pada Selasa  (9/9/2025).

Merasa kesal, R kemudian merencanakan pembunuhan itu. 

Kombes Ade pun menerangkan, pada Kamis (27/8/2025) tersangka R mengajak tersangka P dengan mengimingi uang untuk melaksanakan rencana itu.

Pada malam tersebut, keduanya mendatangi rumah korban sambil membawa pipa besi.

"Sekitar pukul 23.00 WIB, tersangka R memukul kepala Budi hingga tewas lalu menghabisi korban lain, sedangkan tersangka P menenggelamkan bayi (8 bulan) inisial B," ujarnya. 

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved