Berita Regional
Motor Milik Pengedar Narkoba Digantung Warga di Pohon Kelapa
Mereka beramai-ramai menggantung motor skutik Honda Scoopy milik pelaku di pohon kelapa, Sabtu (16/10/2021).
Pada hari yang sama, satu unit Honda Scoopy serta 1 paket sabu yang didapatkan di lokasi diduga milik pelaku sudah diserahkan kepada aparat Kepolisian.
Selama ini masyarakat di Gampong Alue Beurawe kompak jika ada warga luar yang mencurigai datang ke sana langsung diperiksa.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk komitmen warga untuk membasmi peredaran narkoba di Gampong Alue Beurawe.
Penggerebekan itu ternyata sudah yang ketiga kali, setelah sebelumnya tanggal 24 Maret 2021 lalu warga Gampong Alue Beurawe, juga mengamankan 3 penarik betor.
Karena mereka masuk ke Gampong itu hendak membeli sabu-sabu, selanjutnya mereka diserahkan ke aparat Polres Langsa.
Selanjutnya pasa tanggal 21 Maret 2021, warga dan perangkat gampong juga menguber pengedar dan pembeli (pemakai) sabu di daerah itu.
Namun saat itu para pelaku berhasil kabur dari kejaran, tapi warga berhasil menyita dua sepmor digunakan pembeli sabu-sabu haram itu.
Saat itu warga yang gerah kepada mereka, juga menggantung sepmor pelaku di tiang tower.
Sedangkan pelaku juga berhasil kabur. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kisah Kegeraman Warga, Ramai-ramai Gantung Honda Scoopy Milik Bandar Sabu di Pohon Kelapa
Baca juga: Pria Diikat dan Dibakar hingga Tewas karena Dikira Mencuri, Ternyata Tak Ada Warga Kehilangan Motor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/honda-scoopy-milik-pelaku-transaksi-jual-beli-sabu-yang-digantung-warga-di-batang-pohon-kelapa.jpg)