Breaking News:

Bea Cukai Tanjung Emas

Percepatan Vaksinasi, Bea Cukai Fasilitasi impor 1.474.200 Dosis Pfizer ke Jawa Tengah

Dukung percepatan vaksinasi di Jawa Tengah, Bea Cukai berikan fasilitas fiskal pembebasan bea masuk dan pelayanan segera (rush handling)

IST
Cepat dan Segera, Bea Cukai Tanjung Emas Fasilitasi Importasi Vaksin Pfizer 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Dukung percepatan vaksinasi di Jawa Tengah, Bea Cukai berikan fasilitas fiskal pembebasan bea masuk dan pelayanan segera (rush handling) atas importasi Vaksin Pfizer untuk penanganan Covid-19, Minggu, (17/10) melalui Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang sebanyak 1.474.200 dosis dengan perkiraan nilai pembebasan sekitar 133.4 Miliar Rupiah.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Anton Martin mengatakan, “Walaupun saat ini tingkat positif Covid-19 sudah terkontrol, namun tetap harus waspada.

Mengingat perkiraan isu gelombang tiga harus segera kita persiapkan. Fasilitas yang kami berikan adalah bentuk dukungan percepatan vaksinasi, sebagai langkah preventif, agar cepat tercapai kekebalan komunitas.”

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut terdapat 12 daerah yang naik level PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) dari level 2 menjadi level 3.

Hal ini disebabkan capaian vaksinasi yang masih rendah. Dia meminta agar seluruh instansi lembaga terlibat mempercepat vaksinasi ke daerah tersebut.

“Kami menyambut baik capaian vaksin menjadi syarat penentuan PPKM. Justru itu bagus menurut saya, karena kalau belum 50 persen vaksinasinya, maka levelnya akan naik. Dengan begitu, kawan-kawan bisa ngebut,” kata Ganjar Pranowo.

Ini merupakan ke-3 kalinya kami memberikan fasilitas atas Vaksin yang diimpor oleh PT. Pfizer Indonesia melalui Bandara Ahmad Yani.

“Sebelumnya kami juga fasilitasi pembebasan atas importasi 6 Iso Tank Oxygen untuk Pemprov Jawa Tengah, 1 Iso Tank Oxygen untuk Pemkot Surakarta serta alat kesehatan lainnya yang beberapa waktu lalu diimpor melalui Pelabuhan Tanjung Emas dan Bandara Ahmad Yani Semarang.

Pemberian fasilitas ini merupakan salah satu komitmen Bea Cukai Tanjung Emas dukung dalam penanganan Covid-19 di Indonesia, khususnya Jawa Tengah.” imbuh Anton

Bea Cukai Tanjung Emas memberikan fasilitas Rush Handling atau penanganan segera yaitu pelayanan kepabeanan yang diberikan atas barang impor tertentu yang karena karakteristiknya memerlukan pelayanan segera untuk dikeluarkan dari kawasan pabean atau bandara sesuai dengan Peraturan Kementerian Keuangan Nomor 74/PMK.04/2021 tentang Pengeluaran Barang Impor Untuk Dipakai Dengan Pelayanan Segera (Rush Handling).

Selain itu, atas importasi ini juga diberikan fasilitas fiskal, yakni pembebasan bea masuk dan/atau cukai, tidak dipungut Pajak Pertambahan Nilai atau Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah; dan dibebaskan dari pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22 sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 188/PMK.04/2020 tentang Pemberian Fasilitas Kepabeanan dan/ atau Cukai serta Perpajakan atas Impor Pengadaan Vaksin dalam rangka Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). (*)

Baca juga: Bila Temukan Penyimpangan dan Ada Transaksi Jual Beli Lapak di Pasar Johar, Hendi: Laporkan!

Baca juga: Pak Irvan Cari Rendy Untuk Pulihkan Jessica Sinopsis Ikatan Cinta Malam Ini 20 Oktober Jam 19.30 WIB

Baca juga: Vaksinasi Pelajar di Semarang Hampir 100%

Baca juga: WASPADA! Penipuan Investasi Ternak Lele, Korban Telan Kerugian Rp 2,3 Miliar

Baca juga: WASPADA! Penipuan Investasi Ternak Lele, Korban Telan Kerugian Rp 2,3 Miliar

Pemerintah telah berupaya untuk menyediakan vaksin dan menyalurkannya dengan program percepatan vaksinasi. Ditambah penerapan protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan, serta penguatan 3 T (testing, tracing, dan treatment) diharapkan dapat mencegah kemungkinan terjadinya gelombang tiga yang diprediksi akan terjadi akhir tahun nanti. (adv)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved