Breaking News:

Berita Regional

Fakta Baru Pembunuhan Ibu dan Anak, Danu Diminta Bersihkan Darah di TKP oleh Pria Diduga Polisi

Akhirnya terjawab alasan Muhammad Ramdanu alias Danu menyebut dia disuruh polisi membantu saat olah tempat kejadian perkara

Editor: galih permadi
Kolase Kompas/tangkapan layar
Ramdanu alias Danu dan rumah TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang. Terungkap, sosok yang memerintahkan Danu membersihkan kamar mandi di TKP bukan Yosef. 

TRIBUNJATENG.COM - Akhirnya terjawab alasan Muhammad Ramdanu alias Danu menyebut dia disuruh polisi membantu saat olah tempat kejadian perkara (olah TKP) di rumah pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Ternyata, Danu tidak bisa membedakan sosok polisi sebenarnya dengan orang yang berdandan laiknya polisi. 

Karena itu, ketika orang yang dianggapnya polisi itu memintanya masuk ke mobil Alphard setelah  jasad Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ditemukan, dia manut saja. 

Hal ini diungkapkan Achmad Taufan Soedirjo, kuasa hukum Danu dan Yoris saat mengunjungi rumah keluarga korban, pada Kamis (20/10/2021). 

"Danu melihat dan meyakini itu polisi.

Orang itu kan kemampuan berpikirnya beda-beda.

Kalau saya sekolah sampai S2. saya tahumana polisi mana tidak.

Kalau ini,  lihat celana bentuk polisi, peralatan polisi, model kayak polisi, sering nongkrong ke kantor polis, wajar dia sebut itu polisi.

Ini akan kita luruskan,"katanya. 

Sebelumnya, dalam channel youtube Misteri Mbak Suci, Danu juga mengaku disuruh polisi membersihkan kamar mandi yang sebelumnya dipakai pelaku untuk memandikan jasad Tuti dan Amel. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved