Berita Pati
Terima Sejumlah Sanksi dari Komdis PSSI, Manajemen PSG Pati Akan Ajukan Banding
Manajemen AHHA PS Pati (PSG Pati) akan mengajukan banding terkait sejumlah sanksi yang dijatuhkan oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Manajemen AHHA PS Pati (PSG Pati) akan mengajukan banding terkait sejumlah sanksi yang dijatuhkan oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Sebagaimana diketahui, Komdis PSSI telah merilis daftar sanksi untuk klub atau pemain di Liga 1 dan 2.
AHHA PS Pati sendiri mendapat sejumlah sanksi akibat Komdis PSSI menilai ada perilaku buruk tim maupun pemain.
Di antaranya, tim milik Atta Halilintar dan Putra Siregar ini melakukan keterlambatan kick-off saat berhadapan dengan PSCS Cilacap, sehingga disanksi denda Rp 30 juta.
Selanjutnya, saat melawan Persijap Jepara, bek AHHA PS Pati Heri Setiawan dinilai berperilaku buruk karena menampel tangan wasit saat melakukan protes. Dia disanksi larangan beraktivitas di sepakbola selama 6 bulan dan denda Rp 50 juta.
Dalam pertandingan yang sama, Nurhidayat Haji Haris juga dinilai berperilaku buruk karena menyikut pemain lawan. Dia mendapat larangan bermain di tiga pertandingan dan denda Rp 3 juta.
COO AHHA PS Pati Divo Sashendra menyebut hal ini kabar yang tidak menyenangkan.
Bahkan, dia menyebut bahwa belakangan ada tambahan satu pemain lagi yang mendapat sanksi Komdis PSSI, yakni Saiful Indra Cahya.
"Kalau untuk sanksi Nurhidayat, kami bisa terima. Namun untuk Heri Setiawan yang disanksi hingga 6 bulan tak boleh beraktivitas di sepak bola dan denda, ini sangat memberatkan. Pada insiden ini, dia tidak ada niatan untuk memukul, hanya menghalau wasit saja yang akan memberikan kartu, tidak benar-benar sengaja memukul. Ini kan dua hal yang berbeda," ujar dia dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (21/10/2021).
Divo juga mempertanyakan sanksi untuk Saiful Indra Cahya yang baru pihaknya terima pada Rabu malam kemarin.
Pemain yang mencetak gol tendangan bebas dalam pertandingan melawan Persijap Jepara 11 Oktober lalu ini disanksi larangan bermain selama empat pertandingan.
"Ini juga terbilang aneh. Bagaimana mungkin, dalam satu pertandingan yang sama, namun waktu diputuskannya sanksi bisa berbeda. Dan juga kalau dilihat dari videonya, Saiful tidak pantas dihukum sampai empat laga. Memang ada gerakan tambahan, namun ini kan tidak berbahaya," kata Divo.
Dia mengatakan, pihak manajemen akan mengajukan banding untuk sanksi yang dijatuhkan pada Heri Setiawan dan Saiful Indra Cahya.
Adapun untuk Nurhidayat tidak ada opsi banding, sebagaimana yang tertera pada salinan Keputusan Komdis PSSI.
"Ada waktu satu minggu untuk menyiapkan data-data untuk ke meja banding. Mudah-mudahan 2-3 hari ke depan, semua data yang dibutuhkan sudah terkumpul dan siap. Yang pasti tentunya kami akan berjuang keras mencari keadilan untuk tiga pemain belakang kami. Karena (keputusan Komdis PSSI) ini sangat merugikan tim," jelas dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pemain-ahha-ps-pati-beradu-argumen.jpg)