Berita Solo
Jumlah Siswa Positif Covid-19 di Solo Bertambah, Wali Kota Gibran: Tenang Saja
Jumlah siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Solo terus bertambah. Total ada tujuh sekolah yang siswanya terkonfirmasi Covid-19.
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Jumlah siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Solo terus bertambah.
Total ada tujuh sekolah yang siswanya terkonfirmasi Covid-19 yaitu SD Kristen Manahan, SDN Danukusuman, SDN Mangkubumen Kidul, SDN Semanggi Lor, SD Al-Islam 2 Jamsaren, SMPN 4, dan SMPN 8.
Meski jumlahnya terus bertambah, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah lain tetap berjalan.
Baca juga: BERITA LENGKAP : Syarat PCR untuk Penumpang Pesawat Diprotes
Baca juga: Inilah Daftar Pinjol Legal dan Ilegal 2021 di Indonesia, Jangan Sampai Jadi Korban
"Dan kemarin ada siswa yang belum divaksin positif dan sekolah juga ditutup sementara. Dan untuk orang tua di sekolah lain, yang tidak terdampak PTM jalan terus," ucapnya, Kamis (21/10/2021).
Meski penambahan kasus terjadi pada sekolah, lanjut Gibran, tetap mengimbau kepada orang tua dan masyarakat agar tetap tenang.
Menurutnya, Pemkot Solo akan terus melakukan pengetesan secara acak terhadap pelajar di sekolah-sekolah yang sudah mendapatkan izin untuk menggelar PTM.
"Sekolah yang lain jalan terus, PTM jalan terus, kita juga sudah lakukan surveilan terus. Tenang saja, kebanyakan ini yang positif juga OTG, sudah kita mitigasi tenang saja," ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, muncul belasan kasus COVID-19 di tingkat SMP di Kota Solo, Jawa Tengah. Belasan kasus itu ditemukan dari dua SMP.
"Ada dua SMP negeri yang siswanya terpapar Covid-19, dari SMPN 4 dan SMPN 8," ucap Ketua Pelaksana Harian Satgas Covid-19 Kota Surakarta, Ahyani, beberapa waktu lalu.
Hasil itu diketahui berdasarkan tes swab dengan mengambil sampel puluhan sekolah di Solo.
Selain lima SD yang sebelumnya sudah ditutup, dua SMP ini juga sempat dilakukan pengambilan sampel
Menurutnya, saat ini Satgas Covid-19 Solo masih melakukan tracing ke sekolah tersebut.
Pembelajaran tatap muka (PTM) pun diganti dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Baca juga: Polresta Solo Terima 17 Laporan dari Korban Pinjol Ilegal, Korban Diancam dengan Konten Berbau Porno
Baca juga: RSUD dr Soeselo Slawi Sediakan 1.000 Dosis Vaksin Astrazeneca, Berikut Persyaratannya
"Ini kita masih tracing ke sekolah dan keluarganya. Sementara PTM di sekolah yang bersangkutan berhenti dulu, diganti PJJ," terangnya.
Sebelumnya, 41 siswa dan 6 guru dari lima SD dinyatakan positif COVID-19. Lima SD tersebut ialah SD Kristen Manahan, SDN Danukusuman, SDN Mangkubumen Kidul, SDN Semanggi Lor dan SD Al-Islam 2 Jamsaren.
Terpisah, Kepala SMP Negeri 8 Solo, Triad Suparman, mengatakan ada 11 siswanya yang terpapar Covud-19.
Jumlah tersebut berdasarkan tes swab dari 30 siswa dan 3 guru.
"Ada 11 siswa kami yang positif. Mereka ada yang kelas 7, 8 dan 9," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wali-kota-solo-gibran-rakabuming-raka.jpg)