Breaking News:

Berita Semarang

Beredar Isu Jual Beli Vaksin Covid-19 di Semarang, Hendi: Saya Minta Dinkes Selidiki

Hendi, sapaan akrab wali kota, meminta Dinas Kesehatan untuk menyelidiki lebih lanjut aduan dari warga alias netizen tersebut

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
Dok UPGRIS
Ilustrasi. Foto: Mahasiswa UPGRIS tengah melaksanakan proses vaksinasi pada Program Vaksinasi Merdeka di Balairung UPGRIS. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Isu jual beli vaksin Covid-19 di Kota Semarang beredar di media sosial.

Hal itu bermula dari aduan netizen di komentar instagaram milik Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Hendi, sapaan akrab wali kota, meminta Dinas Kesehatan untuk menyelidiki lebih lanjut aduan dari warga alias netizen tersebut.

Dia menduga, ada indikasi yang mengarah ke jual beli di kalangan masyarakat.

Dia memerintahkan Dinas Kesehatan untuk berkoordinasi mengusut dugaan tersebut dengan Polrestabes dan Kodim.

"Kami sudah meminta Dinas Kesehatan untuk menyelidiki. Kemungkinan ada indikasi mengarah kesana. Saya minta Pak Hakam (Kepala Dinas Kesehatan) bisa berkoordinasi dengan teman-teman Polrestabes dan Kodim," papar Hendi.

Hendi mengimbau masyarakat tidak usah galau dan risau dengan program vaksinasi.

Dia menekankan vaksin tersedia dengan stok yang banyak.

Presiden RI, kata dia, sudah memberikan jaminan seluruh masyarakat akan diberi vaksin secara graris.

Jika ada pihak yang menawari vaksin berbayar, dia menegaskan, itu penipuan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved