Breaking News:

Berita Semarang

Untag Semarang Wisuda dengan Prokes Ketat, Wali Kota Hendi: Kontribusi Luar Biasa

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menyampaikan terima kasih kepada civitas akademika Untag karena berkontribusi pada upaya pencegahan dan penangana

Penulis: m zaenal arifin | Editor: m nur huda
m zaenal arifin
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menyampaikan sambutan secara virtual dalam prosesi wisuda ke-84 di kampus Untag, Bendan Duwur, Semarang, Sabtu (23/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang meluluskan 455 mahasiswa program Diploma, Sarjana, Magister dan Doktor, dalam wisuda ke-84 yang digelar secara daring di kampus Untag, Bendan Duwur, Semarang, Sabtu (23/10/2021).

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menyampaikan terima kasih kepada civitas akademika Untag karena berkontribusi pada upaya pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19 di Kota Semarang.

"Hal itu ditunjukkan, dalam pelaksanaan wisuda ini, Untag tetap mengedepankan protokol kesehatan meski kota Semarang sudah ditetapkan level 1. Ini adalah kontribusi yang luar biasa untuk Kota Semarang," kata Hendi, sapaannya, secara daring.

Dengan tema wisuda yang berkualitas dan berintegritas, Hendi berharap para wisudawan dan wisudawati Untag Semarang tetap eksis dan mampu mengembangkan diri sebagai aktor penting di bidang masing-masing dengan tetap mengimplementasikan nilai-nilai nasionalisme.

"Ini bukan akhir dari perjuangan. Banyak hal yang harus dilakukan untuk membuktikan pada keluarga dan lingkungan bahwa wisudawan dan wisudawati punya peran pada bangsa dan negara. Jadikan wisuda ini sebagai awal untuk lebih banyak berkiprah," pesannya.

Dalam wisuda ke-84 Program Diploma, Program Sarjana,  Program Magister dan Program Doktor tersebut, Rektor Untag Semarang, Prof Suparno mengatakan, keberhasilan para wisudawan dalam menyelesaikan studi tentunya tidak lepas dari dukungan orang tua dan keluarga.

"Untuk itu, saya mengingatkan agar saudara selalu bersyukur dan berbakti kepada kedua orang tua yang telah bersusah payah   membiayai saudara dan doa kedua orang tua yang selalu mengiringi perjalan hidup saudara hingga  sampai pada pencapaian sekarang ini," katanya.

Prof Suparno menuturkan, dalam menyongsong era emas Indonesia, pembangunan SDM adalah kunci kemajuan Indonesia di masa depan. Karena SDM unggul memiliki korelasi erat dengan peningkatan produktivitas kerja dalam memenangkan persaingan dalam dunia bisnis, ekonomi, politik dan budaya.

Dalam membangun SDM unggul, perguruan tinggi tampil di garda terdepan. Perguruan tinggi adalah institusi yang memiliki kapasitas dan kapabilitas dalam mencetak SDM yang kompetitif, inovatif, dan berkarakter yang mampu bersaing di tingkat global.

"Untuk mempersiapkan SDM yang unggul, Untag senantiasa meningkatkan kualitas pembelajaran bagi mahasiswa antara lain melalui penerapan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang telah dilakukan oleh beberapa program studi," paparnya.

Melalui program MBKM ini, lanjutnya, mahasiswa memiliki kemerdekaan dalam menjelajah ilmu yang dibutuhkan sehingga mampu mengembangkan cita-cita, potensi, aspirasi, passion secara utuh dan kuat.

"Dalam usaha meningkatkan kualitas pembelajaran, di samping penyelenggaraan program MBKM, juga diupayakan peningkatan sarana prasarana pembelajaran. serta mendorong peningkatan kapasitas dosen dengan memfasilitasi dosen untuk menempuh studi S3," tambahnya.

Untuk para wisudawan, Prof Suparno berperan, meskipun saat ini masih pandemi global, agar tidak menjadikan itu sebagai alasan untuk tidak berkarya. Menurutnya, pandemi bukan alat  justifikasi untuk tidak berkarya.

"Justru pandemi ini adalah tantangan bagi kita untuk berkarya dan berprestasi lebih baik. Tunjukkan karya saudara di tengah pandemi Covid-19 ini dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," pesannya. (Zainal/Nur Huda)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved