Breaking News:

Berita Pekaklongan

167 Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Diberikan Sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana

Satuan pendidikan merupakan bagian penting dalam perkembangan suatu daerah.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat memberikan sambutan di sosialisasi satuan pendidikan aman bencana SD dan MI se-Kota Pekalongan, di Hotel Sahid Mandarin, Selasa (26/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Satuan pendidikan merupakan bagian penting dalam perkembangan suatu daerah.

Melalui pendidikan yang baik, tentu dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di dalamnya. Perhatian terhadap situasi kebencanaan juga perlu diperhatikan dalam pendidikan.

Hal ini untuk menanamkan kesadaran sejak dini, akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

Perhatian khusus diberikan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan mengeluarkan Peraturan No.33 tahun 2019 yang di dalamnya tercantum Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang akan memberikan upaya pencegahan dan penanggulangan bencana, baik dalam situasi normal, tanggap darurat, hingga masa pasca bencana.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Soeroso menjelaskan, di wilayah Kota Pekalongan masih sering terjadi bencana banjir dan rob yang mengakibatkan beberapa sekolah terendam.

Oleh karena itu, perlunya mengantisipasi terjadinya kerugian yang besar baik materi dan korban manusia. Dengan harapan, sekolah mampu siap menghadapi bencana yang tidak dapat diprediksi kapan dan dimana terjadi.

"Kami ingin di masing-masing satuan pendidikan, bisa lebih siap siaga menghadapi bencana, baik sebelum maupun pemulihan pasca bencana."

"Selain mengantisipasi bencana alam, sekolah juga disiapkan untuk mengantisipasi bencana non alam seperti kebakaran, mengingat gedung-gedung sekolah yang dibangun ini sudah lama, instalasi listri perlu di cek rutin secara berkala," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Soeroso usai memberikan sosialisasi satuan pendidikan aman bencana SD dan MI se-Kota Pekalongan, di Hotel Sahid Mandarin, Selasa (26/10/2021).

Soeroso menjelaskan, program SPAB merupakan program prioritas nasional untuk mewujudkan sekolah dan madrasah aman bencana, salah satunya di wilayah Kota Pekalongan mengingat beberapa sekolah di Kota Batik tersebut masih sering terdampak bencana banjir atau rob maupun bencana non alam lainnya seperti kebakaran dan pandemi Covid-19.

"Kegiatan ini diikuti oleh 167 orang baik kepala sekolah, pengawas, maupun guru SD dan MI. Ini perlu diberikan, karena untuk mendorong kesadaran dan pemahaman terkait potensi terjadinya bencana dengan membekali pengetahuan dan keterampilan dalam pencegahan serta penanggulangan dampak terjadinya suatu bencana pada satuan pendidikan di Kota Pekalongan," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved