Breaking News:

Berita Demak

Daftarkan 27 Ribu Pekerja Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Pemkab Demak

BPJS Ketenagakerjaan mengapresiasi Pemkab Demak yang telah mendaftarkan pekerja rentan.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Idayatul Rohmah
Penyerahan kartu kepesertaan secara simbolis dilakukan langsung oleh Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada Bupati Demak Eisti'anah di Pendopo Kabupaten Demak, Jumat (22/10). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - BPJS Ketenagakerjaan mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Demak yang telah mendaftarkan pekerja rentan di wilayahnya.

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin menyatakan, Pemkab Demak merupakan Pemerintah Kabupaten Kota pertama di Provinsi Jawa Tengah yang mendeklarasikan perlindungan kepada pekerja rentan yang ada di wilayahnya.

“Saya menyaksikan satu inisiatif yang luar biasa, yang berbeda dengan wilayah lain, kebijakan yang dilakukan oleh Bupati dan Pemkab Demak tepat sekali. Dari semua jenis pekerja yang dilindungi, ada dua pekerjaan yang belum pernah dilindungi Jamsostek oleh pemerintah kota/kabupaten lain di Indonesia, yakni pemulung dan disabilitas.

Saya mengucapkan terima kasih sekali lagi kepada Ibu Bupati, ini merupakan contoh baik dan inspirasi yang harus disebarkan ke seluruh Indonesia," kata Zainudin seperti dalam keterangan tertulis yang diterima tribunjateng.com, Senin (25/10/2021).

Pemerintah Kabupaten Demak mendaftarkan 27 ribu pekerja rentan di wilayahnya ke dalam perlindungan Jaminan sosial ketenagakerjaan. Penyerahan kartu kepesertaan secara simbolis dilakukan langsung oleh Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada Bupati Demak Eisti'anah di Pendopo Kabupaten Demak, Jumat (22/10).

Pekerja yang didaftarkan oleh Pemerintah Kabupaten Demak tersebar di seluruh kecamatan yang berjumlah 14 kecamatan, dengan segmentasi pekerjaan mayoritas adalah pemulung, kuli bangunan dan pertukangan, buruh tani, pekerja disabilitas serta nelayan tradisional.

Selain memberikan simbolis kartu kepesertaan kepada perwakilan pekerja rentan, kegiatan ini juga disertai penyerahan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) kepada 7 ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Pada kegiatan tersebut, Zainudin kembali mengingatkan kepada seluruh pekerja yang belum terdaftar untuk segera mendaftarkan dirinya ke dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Dengan terlindunginya seorang pekerja, maka setidaknya sudah ada dua atau tiga anggota keluarga yang terjamin hidupnya jika terjadi risiko sosial dari pekerjaannya,” tukasnya.

Eisti'anah dalam sambutannya mengatakan pandemi Covid 19 yang terjadi berimbas pada semua sektor, tidak hanya pada sektor kesehatan, namun juga berimbas pada sektor ekonomi.

Inilah yang menjadi salah satu dasar pihaknya bekerja sama mendaftarkan pekerja rentan di wilayahnya ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

“Kita memutuskan untuk mendaftarkan 27 ribu pekerja pada BPJS Ketenagakerjaan melalui pertimbangan yang matang, para pekerja tersebut memang sangat membutuhkan kebijakan dari Pemerintah terkait perlindungan sosialnya,” jelas Eisti’anah.

Deputi Direktur Wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, Suwilwan Rachmat menambahkan, Pemkab Demak merupakan Pemerintah Kabupaten Kota yang memiliki komitmen tinggi terhadap terbitnya Inpres Nomor 2 Tahun 2021, terbukti dengan kepesertaan pekerja penerima upah yang sudah di atas angka 50%.

“Kebijakan Pemkab Demak akan pemberian perlindungan kepada pekerja rentan perlu kita apresiasi, kita akan upayakan dan koordinasikan kepada Pemkab/ kota lain di wilayah Jateng & DIY, agar kebijakan ini bisa dijadikan contoh baik pemerintah hadir untuk pekerjanya,” tukas Suwilwan. (*).

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved