Breaking News:

Berita Pati

Puluhan Kelompok Tani di Pati Terima Bantuan Mesin Pertanian Aspirasi Anggota Komisi IV DPR RI

Sejumlah kelompok tani di Pati menerima puluhan alat dan mesin pertanian (Alsintan).

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: sujarwo

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Sejumlah kelompok tani di Pati menerima puluhan alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang merupakan aspirasi anggota Komisi IV DPR RI Fiman Soebagyo bekerja sama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Seremoni penyerahan bantuan dilakukan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pati, Selasa (26/10/2021). Penyerahan dilakukan langsung oleh Firman Soebagyo bersama Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Pati Nikentri Meiningrum.

Adapun bantuan alsintan untuk Kabupaten Pati tahun ini meliputi 7 unit traktor roda empat, 22 unit traktor roda dua, 30 unit pompa air, 8 unit cultivator, dan 30 unit hand sprayer.

Basoeki, Ketua Kelompok Tani Margi Santoso Desa/Kecamatan Tambakromo bersyukur bisa mendapat bantuan berupa traktor roda empat.

“Saya ucapkan terima kasih pada Pak Firman dan Dispertan, semoga bantuan ini berlangsung sampai seterusnya. Sesuai arahan Pak Firman, bantuan ini pemanfaatannya bukan hanya untuk Poktan melainkan untuk satu desa, tujuannya untuk kemajuan desa. Bahkan kalau satu desa selesai, bisa digunakan desa lain, digilir,” ujar dia.

Sementara, Firman Soebagyo mengatakan, bantuan alsintan ini sudah pihaknya salurkan di Pati untuk kesekian kali.

Tujuannya untuk mendukung sektor pertanian agar bisa dikelola secara lebih efektif dan efisien.

“Karena biaya produksi pertanian yang tidak mampu bersaing karena adanya petani kita yang masih konvensional, masih pakai alat tradisional,” ucap politisi Partai Golkar ini.

Sepanjang 2010 hingga 2021 ini, Firman telah merealisasikan aspirasi alsintan sebanyak 2.309 unit yang tersebar di Dapil III Jateng, yakni Pati, Grobogan, Blora, dan Rembang.

Firman menegaskan bahwa pihaknya tidak meminta pungutan apa pun pada penerima bantuan alsintan ini.

Jika ada oknum yang mengatasnamakan dirinya, dinas, atau partai yang meminta pungutan, ia meminta agar hal tersebut dilaporkan pada pihak berwenang.

“Kalau ada pihak yang mengatasnamakan saya atau partai, laporkan saja. Kalau mengatasnamakan partai, laporkan pada Ketua Golkar Pati. Kalau mengatasnamakan pemerintah, laporkan pada dinas atau saya,” kata dia.

Firman mengatakan, ia perlu memberi penegasan terkait ini karena hal semacam ini kerap terjadi di luar kontrolnya.

Bantuan alsintan ini akan berlanjut pada tahun mendatang. Ia meminta kelompok tani atau desa yang belum pernah mendapat bantuan untuk berkoordinasi dengan tim aspirasi dan pihak dinas.

“Kriterianya, desanya betul-betul wilayah pertanian, kemudian dari sisi persyaratan administrasi juga harus dipenuhi,” tandas dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved