Berita Kendal
Inilah 100 Produk Asli Anak Muda Kendal, Dari Cemilan Keripik hingga Fashion
Disporapar Kendal mulai memperkenalkan produk-produk yang dihasilkan generasi milenial di tempat-tempat wisata.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kendal mulai memperkenalkan produk-produk yang dihasilkan generasi milenial di tempat-tempat wisata.
Tercatat sudah ada puluhan pemuda binaan Disporapar yang sudah menghasilkan seratusan produk milenial berbagai jenis.
Mulai dari olahan makanan, minuman, kerajinan, hingga fashion yang dihasilkan dari keterampilan para pemuda.
Baca juga: BREAKING NEWS: Polresta Solo Resmi Umumkan Hasil Autopsi Jenazah Gilang Endi Saputra
Baca juga: Meski Saling Beda Agama, Warga Desa Tempur Jepara Hidup Akur dan Hidupkan Gotong Royong
Baca juga: Ada Kecurangan Tes CPNS di Banyak Tempat, Gubernur Ganjar Pranowo: Kalau di Jateng, Tidak Ada Ampun!
Kasi Pengembangan Pemuda pada Disporapar Kendal, Indriyanto mengatakan, pembinaan pelaku usaha muda sudah berlangsung sejak 2012.
Kini sudah ada puluhan pemuda asli Kendal yang menghasilkan berbagai produk siap dipasarkan.
Targetnya adalah menciptakan wirausahawan muda dari tingkat pelajar usia 16-35 tahun agar bisa menjadi pelaku usaha pemula yang handal.
"Ada juga pemuda yang menghasilkan produk lebih dari satu. Jenisnya macam-macam, sudah mulai dipasarkan di tempat wisata. Contoh kemarin di Pantai Indah Kemangi," terangnya, Jumat (29/10/2021).
Beberapa produk unggulan adalah kerajinan miniatur kapal, olahan makanan khas, dan juga kerajinan asesoris dari limbah.
Indriyanto mengapresiasi penuh para pemuda Kendal yang tumbuh pesat dalam bidang keterampilan dan inovasi.
Mulai dari segi produksi, pengemasan, hingga pemasaran produk agar layak dipasarkan ke masyarakat.
"Kami terus lakukan pembinaan bagi pelaku usaha muda Kendal yang mau maju. Kami latih sampai produk yang dihasilkan layak dipasarkan," ujarnya.
Wirausahawan muda asal Pegandon, Ismi Maulida Yulianti (24) mengatakan, berawal dari coba-coba mengolah berbagai makanan, kini sudah memiliki produk sendiri bernama Krupuk Gendar Magic.
Makanan ringan berbahan dasar nasi ini diolah khusus oleh tangannya hingga menghasilkan 3 varian rasa.
Harga yang dibandrol pun murah meriah Rp 12.000 - Rp 13.000 perbungkus.
Baca juga: Jebolan Akademi Bali United Siap Beri Kontribusi Maksimal untuk Menangkan PSIS Semarang
Baca juga: RSUD Kardinah Kota Tegal Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp 275 Ribu, Bagaimana Harga Alat Reagen?
Baca juga: Korban Arisan Online Ambarawa Diminta Melengkapi Barang Bukti
Ismi berharap, usaha yang baru dirintis 3 bulan ini bisa terus berkembang menjadi produk unggulan Kabupaten Kendal suatu hari nanti.
"Saya sengaja mencoba mengolah makanan yang bahan dasarnya gampang. Saya harap, kerupuk gendar buatan saya bisa dikenal lebih luas di kalangan masyarakat. Tidak hanya Kendal saja, juga daerah-daerah lain," harapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/galeri-umkm-kendal-29-10-2021.jpg)