Berita Pati
Kasus DBD di Rumah Sakit Mitra Siaga Tegal Alami Peningkatan Sejak Dua Bulan Terakhir
Jumlah kasus DBD di Rumah Sakit Mitra Siaga Tegal mengalami peningkatan yang cukup signifikan terutama dua bulan terakhir.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Rumah Sakit Mitra Siaga Tegal mengalami peningkatan yang cukup signifikan terutama dua bulan terakhir.
Sesuai data rekam medis, pada Agustus tercatat ada empat kasus DBD, September meningkat jadi 8 kasus, dan Oktober juga ada 8 kasus DBD.
Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Mitra Siaga Tegal Rohmatullah, saat ditemui Tribunjateng.com, Jumat (29/10/2021).
Baca juga: Ada Kecurangan Tes CPNS di Banyak Tempat, Gubernur Ganjar Pranowo: Kalau di Jateng, Tidak Ada Ampun!
Baca juga: Ganti Nama Jadi Meta, Bagaimana Layanan seperti Facebook, Instagram dan WhatsApp?
Baca juga: DLH Kota Semarang dan UIN Walisongo Optimalkan Penghijauan di Kampus dan Jl Prof Hamka
Ia pun mengimbau warga untuk mulai waspada, terlebih saat ini sudah memasuki musim hujan.
"Rata-rata pasien DBD yang datang ke kami keluhannya demam tinggi, nyeri perut, lemas, dan trombosit turun dibawah 100, ada yang 70 atau 80, sehingga langsung diarahkan dibawa ke rumah sakit," ungkap Rohmatullah, Jumat (29/10/2021).
Dijelaskan, seseorang dikatakan trombosit nya normal jika berada diatas angka 150 - 450.
Sehingga jika ada yang dibawah angka tersebut sudah dipastikan trombosit nya turun.
Ditanya mengenai apa yang menjadi penyebab peningkatan kasus DBD, Rohmatullah mengungkapkan ada beberapa faktor seperti musim pancaroba yang sudah terjadi terutama di wilayah Kabupaten Tegal dan sekitarnya.
Masyarakat diimbau melakukan langkah pencegahan seperti menguras bak mandi, menutup genangan air, memasang kelambu, dan lain-lain.
"Alhamdulillah sejauh ini pasien DBD yang dirawat di kami belum ada yang sampai meninggal dunia, semua bisa tertangani dengan baik," katanya.
Sementara itu, salah satu orangtua yang anaknya dirawat karena kasus DBD Khaeriyah, bercerita bahwa sang anak sudah dirawat di Rumah Sakit Mitra Siaga sejak Minggu (24/10/2021) lalu.
Awalnya sang anak yang masih duduk di bangku SMP ini mengalami gejala demam tinggi pada Sabtu (23/10/2021).
Kemudian orangtua membelikan obat ke apotek, namun tidak ada perubahan malah kondisi semakin mengkhawatirkan karena kejang dan sampai berbicara ngelantur.
Akhirnya sang anak langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
"Kondisi anak saya saat ini masih belum diperbolehkan pulang, soalnya trombosit malah turun dari 105 saat ini jadi 102. Dirawat sejak Minggu sampai hari ini," tutur Khaeriyah.
Baca juga: Tingkatkan Protokol Kesehatan, Hotel Santika Premiere Semarang terapkan Aplikasi Peduli Lindungi
Baca juga: Not Angka Pianika Armada Pemilik Hati Harus Bagaimana Ku Mengungkapkannya
Baca juga: Nonton TV Online Ini Link Live Streaming Timnas U23 Indonesia Vs Australia Kualifikasi Piala Asia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/29-10-2021-rumah-sakit-mitra-siaga-tegal.jpg)