Breaking News:

Berita Batang

Tak Untung dan Rugi, Bupati Wihaji Minta Pimpinan Bengkel Perumda Aneka Usaha Batang Lebih Optimal

Bengkel milik BUMD Perumda Aneka Usaha tidak memberikan keuntungan malah justru merugi hingga hasilnya pun tidak cukup membayar karyawannya.

Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Bupati Batang Wihaji saat memberikan arahan ke sejumlah pimpinan BUMD di Hotel Sendang Sari Batang, Jumat (29/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Bengkel milik Perusahaan Umum Milik Daerah (BUMD) Perumda Aneka Usaha tidak memberikan keuntungan malah justru merugi hingga hasilnya pun tidak cukup membayar karyawannya. 

Bupati Batang Wihaji pun mengancam menutup bengkel yang berada di Jalan KH Ahmad Dahlan itu.

Pasalnya, menurut Wihaji semua yang dikerjakan oleh karyawan BUMD untuk membesarkan perusahaan dan nantinya bisa memberikan keuntungan kepada pemilik modal yaitu rakyat Kabupaten Batang. 

Baca juga: Uji Coba Pelayanan Mal Pelayanan Publik Karanganyar Akan Dilakukan November 2021

Baca juga: Video Ratusan Patifosi Konvoi Iringi Keberangkatan Persipa Pati ke Pekalongan

Baca juga: Peserta Piala Presiden Esports 2021 Tembus 107 Ribu Atlet

"Gaji kita itu tergantung dari keuntungan perusahaan, oleh karena itu berikan pelayanan yang terbaik sehingga pelanggan bengkel puas dan akan kembali lagi untuk meminta pelayanan," tuturnya saat memberikan arahan ke sejumlah pimpinan BUMD di Hotel Sendang Sari Batang, Jumat (29/10/2021).

Ia pun meminta kepada pimpinan Perumda Aneka Usaha untuk lebih mengoptimalkan lagi dengan modernisasi bengkel karena kurang efektif dan efisein.

"Bengkel tidak ditutup tapi lebih lebih dioptimalkan lagi dengan modernnisasi. Selain itu, antara jumlah karyawan dengan pendapatan harus dihitung ulang," ujarnya. 

Wihaji juga mengatakan bengkel yang dimiliki oleh Perumda Aneka Usaha dengan karyawan 6 orang bagian dari aset Pemkab Batang. 

"Tidak kita bekukan, ini bagian dari aset Pemkab Batang yang harus dioptimalkan lagi, karena pangsa pasarnya sudah jelas, semua kendaraan milik pemkab harus masuk bengkel Perumda Aneka Usaha tinggal dikoordinasikan saja dan layani sebaik mungkin, pelanggan pasti puas," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved