Breaking News:

Berita Karanganyar

BKPSDM Karanganyar Umumkan Hasil Seleksi Kompetensi PPPK Non-Guru, Masa Sanggah Selama 3 Hari

Masa sanggah hasil seleksi kompetensi PPPK tenaga kesehatan dilakukan selama 3 hari.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Suprapto, Kepala BKPSDM Karanganyar 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Masa sanggah hasil seleksi kompetensi PPPK non-guru atau tenaga kesehatan dilakukan selama tiga hari terhitung sejak diumumkannya hasil seleksi pada hari Senin (1/11/2021). 

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar telah mengumumkan hasil seleksi melalui website resminya https://bkpsdm.karanganyarkab.go.id.

Seperti diketahui bersama, ada 42 formasi yang dibuka dalam pendaftaran PPPK non-guru pada tahun ini.

Formasi itu meliputi, apoteker, D3 farmasi, kebidanan, fisioterapi, ilmu gizi, keperawatan, rekam medik dan analisa kesehatan. 

Tercatat dalam pendaftaran PPPK non-guru ada sebanyak 108 pelamar. Dari jumlah itu ada 104 orang yang mengikuti seleksi kompetensi yang telah digelar di UNS Solo pada Minggu (17/10/2021).

Adapun prosentase tingkat kehadiran peserta seleksi kompetensi sebesar 96,30 persen atau ada empat pelamar yang tidak mengikuti seleksi. 

Kepala BKPSDM Karanganyar, Suprapto menyampaikan, setelah penetapan pengumuman seleksi kompetensi proses selanjutnya yakni masa sanggah.

Peserta seleksi kompetensi dapat melakukan sanggah terhadap hasil seleksi melalui akun masing-masing ke laman https://sscasn.bkn.go.id.

Masa sanggah terhitung tiga hari setelah pengumuman hasil seleksi kompetensi. 

"Ini (peserta yang lulus seleksi kompetensi) diambil peringkat tertinggi dari masing-masing formasi," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com.

Dia menuturkan, setelah proses masa sanggah selesai kemudian akan ditetapkan calon PPPK non-guru. Terkait proses pemberkasan, pihak BKPSDM masih menunggu informasi dari pusat. 

"Setelah ditetapkan calon PPPK (non-guru), kemudian menunggu dimulainya pemberkasan terus nanti muncul nomor induk (PPPK non-guru)," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved