Sabtu, 30 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Muncul Penularan Covid-19 saat PTM di Kota Semarang, Kesiapan Sekolah Perlu Dievaluasi

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto menyoroti adanya kasus penularan Covid-19 di tengah pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di K

Tayang:
Penulis: m zaenal arifin | Editor: m nur huda
Istimewa
Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah, Yudi Indras Wiendarto. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto menyoroti adanya kasus penularan Covid-19 di tengah pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Semarang.

Apalagi dengan munculnya kasus penularan pada siswa, pelaksanaan PTM bagi siswa TK, SD, dan SMP di Kota Semarang harus dihentikan sementara selama satu minggu.

Menurut dia, kemunculan kasus penularan Covid-19 di beberapa sekolah itu mesti disikapi serius oleh pemerintah daerah. Selain Kota Semarang, Kota Surakarta juga menjadi sorotannya karena muncul kasus penularan Covid-19 pada pelaksaan PTM.

Yudi menegaskan, tidak boleh ada ego sektoral di masa pandemi lantaran satu sektor akan berkaitan dengan sektor lainnya.

"Pendidikan merupakan hal yang penting. Tapi, di saat pandemi seperti ini, perhatikan sektor kesehatan dan ekonomi. Itu juga urgen," kata Yudi, dalam keterangannya, Senin (1/11/2021).

Yudi menegaskan, perlu ada standar protokol kesehatan pada pelaksanaan PTM di Jawa Tengah. Sebelum PTM digelar, pihaknya sudah mengingatkan Disdik agar tak sembrono dalam menerapkan kebijakan tersebut.

"Stop dulu PTM, kesiapan sekolah dievaluasi. Kalau memang klaster besar maka PTM di wilayah tersebut hendaknya dihentikan dulu semuanya," jelas Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jateng ini.

Selanjutnya, siswa diminta kembali belajar secara online dan guru atau tenaga pendidik mesti meningkatkan kemampuan guna memberikan materi dengan kreatif.

Yudi khawatir, kasus Covid-19 di Jateng yang sudah mulai landai justru akan terpicu naik kembali dengan PTM di sekolah yang belum siap melaksanakannya.

Pihaknya terus mendorong percepatan vaksinasi yang dilakukan oleh Pemprov Jateng serta pemerintah kabupaten dan kota.

Sebagai informasi, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang menghentikan sementara kegiatan PTM di tingkat TK, Sad dan SMP negeri maupun swasta, selama satu minggu mulai 1-6 November 2021.

Kebijakan tersebut diambil setelah dalam pemeriksaan awal bagi siswa sekolah, ditemukan adanya sejumlah siswa yang positif Covid-19.

Ada enam siswa, terdiri atas 2 siswa SD negeri, 3 siswa SD swasta, dan 1 siswa SMP negeri.
Dari data siagacorona.semarangkota.go.id, kasus Covid-19 di Kota Semarang juga mengalami peningkatan.

Dari pekan lalu 11 kasus, kini naik menjadi 33 kasus pada Minggu, 31 Oktober 201.

Kepala Disdik Kota Semarang, Gunawan Saptogiri mengatakan, tes Covid-19 kepada para siswa merupakan kegiatan rutin yang selama ini telah dijalankan guna mengantisipasi kemunculan klaster sekolah.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved