Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Inilah Sosok Siswa SMK Tantang Berkelahi Kapolsek Iptu Sinaga: Anak Polisi

Sebuah video yang memperlihatkan dua siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) terlibat adu mulut dengan seorang anggota polisi, viral di media sosial

Editor: galih permadi
facebook
Tangkapan layar dua orang siswa sekolah menengah atas (SMA) di Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, adu mulut dengan seorang anggota polisi berseragam. Terlihat siswa menarik seragam polisi yang merupakan Kapolsek Toulimambot, Polres Minahasa Iptu Sinaga.(Dok. Media Sosial Facebook) 

TRIBUNJATENG.COM - Sebuah video yang memperlihatkan dua siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) terlibat adu mulut dengan seorang anggota polisi, viral di media sosial, Selasa (2/11/2021).

Bahkan dalam ucapannya sempat menantang berkelahi dengan polisi yang berada di lokasi.

Dalam video itu, terlihat siswa yang memakai seragam sekolah putih abu-abu itu menunjuk ke arah muka seorang polisi.

Sedangkan siswa satunya memakai jaket hitam menghampiri polisi.

Dilansir dari Kompas.com, kabar terbarunya siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) yang menantang Kepala Kepolisian Sektor Toulimambot, Minahasa, Sulawesi Utara, Ipda Sinaga berkelahi ternyata anak polisi.

Namun, tidak disebut identitas dan tempat bertugas dari orangtua anak itu.

"Salah satu siswa orangtuanya polisi," kata Kepala Kepolisian Resor Minahasa AKBP Tommy Bambang Souissa kepada Kompas.com, Rabu (3/11/2021).

Kedua siswa itu sudah diantar keluarganya ke Markas Kepolisian Resor Minahasa untuk meminta maaf.

Mereka juga sudah meminta maaf secara langsung kepada Iptu Sinaga.

Sebagai informasi, dua siswa SMK itu awalnya didatangi Iptu Sinaga karena diduga memukul seorang ibu dan seorang pelajar dalam angkutan kota di Terminal Tondano, Minahasa. 

Saat didatangi polisi, dua siswa SMK itu malah makin mengamuk.

Bahkan mereka sampai menarik baju Iptu Sinaga hingga kancingnya terbuka.

Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan dua siswa itu kini masih diproses Polres Minahasa.

Dengan adanya kejadian tersebut, Tommy akan menyampaikan kepada kepala-kepala sekolah khususnya SMA/SMK sederajat untuk lebih memperhatikan pendidikan moral bagi siswa.

"Materi mulai dari etika harus terus dilakukan. Sehingga para pelajar bisa menghargai orang lain dan lebih berguna," sebutnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved