Breaking News:

Berita Wonosobo

Mengenang Prosesi Ruwat Pemotongan Rambut Gembel Masa Silam, Ini Pengakuan Kakek 71 Tahun Asnawi

Fenomena anak berambut gembel masih menyisakan  misteri hingga saat ini. Sepertinya belum ada penjelasan ilmiah mengenai tumbuhnya rambut gembel.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI
Asnawi kakek berambut gembel asal Kecamatan Kepil, Wonosobo 

TRIBUNBANYUMAS. COM, WONOSOBO - Fenomena anak berambut gembel masih menyisakan  misteri hingga saat ini. Sepertinya belum ada penjelasan ilmiah mengenai tumbuhnya gembel pada anak-anak itu. 

Alwi Fahad (7), anak asal Kecamatan Kepil, Wonosobo satu di antaranya. Ia sudah melewati ritual pencukuran rambut gembel pada even DCF kemarin, Selasa (2/11/2021).  

Gembelnya yang telah dipangkas sudah dilarung di telaga Dieng bersama potongan rambut gembel anak-anak lainnya.

Baca juga: Lesatkan Kualitas Tim, Komisaris PSIS Tugaskan Liluk Cari Pemain Asing Baru

Baca juga: Forum Komunikasi Kompas Gramedia Bagikan Paket Sembako kepada Masyarakat di Tambaklorok Semarang

Baca juga: Akhirnya, Penumpang Pesawat di Bandara A Yani Semarang Boleh Rapid Test Antigen untuk Syarat Terbang

Segala prasyarat untuk pencukuran rambut gembelnya sudah dilaksanakan, termasuk permintaannya Sepeda Motor Trail dan Kesenian Rewo-rewo. 

Seperti umumnya anak gembel lain, Alwi mengalami gejala sama saat akan tumbuh gembel.

Ia mengalami sakit panas, hingga tiba-tiba rambutnyaseperti lengket terkena perekat (gimbal). 

Kejadian yang menimpa Alwi tidak mengagetkan keluarganya.

Ternyata, keluarga anak itu banyak pula yang pernah berambut gembel. 

Ayahnya, Fuad Hasyim ternyata sewaktu kecil juga gembel.

Ini diungkapkan Asnawi, kakek Alwi yang setia mendampingi cucunya itu saat prosesi pencukuran di Dieng kemarin. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved