Berita Purbalingga

Bakul Hexymer Eceran Purbalingga Bisa Untung Hampir Rp 5 Juta

Bakul Hexymer di Kabupaten Purbalingga bisa meraup untuk Rp 5 juta dengan cara mengecer.

Polres Purbalingga
Tiga tersangka bakul Hexymer eceran dihadirkan saat gelar perkara di Polres Purbalingga 5 November 2021. 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) mengamankan tiga tersangka pengedar obat-obatan terlarang. 

Tiga tersangka yang diamankan yaitu IF (20), warga Desa Pengalusan, Kecamatan Mrebet, AS (24) warga Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet dan ASP (25) warga Desa Binangun, Kecamatan Mrebet

"Tiga tersangka merupakan warga dari satu kecamatan. Ketiganya merupakan pengedar obat terlarang jenis Hexymer," ujar Kabag Operasi Polres Purbalingga Kompol Pujiono, Jumat (5/11/2021).

Baca juga: Polisi Temukan Ribuan Butir Hexymer Buat Ngepil di Rumah RTS, Dalam Sepekan Bisa Jual 3 Ribu Butir

Penangkapan ketiga tersangka berawal dari adanya laporan masyarakat yang menginformasikan adanya penjualan obat terlarang di wilayah Kecamatan Mrebet

Setelah dilakukan penyelidikan akhirnya tersangka berinisial IF berhasil diamankan, Minggu (24/10/2021) di rumahnya.

"Setelah satu tersangka diamankan kemudian petugas menangkap kembali dua orang lainnya berinisial AS dan ASP. Dua orang tersebut berperan membantu tersangka IF menjual obat terlarang," imbuhnya. 

Dari para tersangka diamankan barang bukti berupa 860 butir obat terlarang jenis Hexymer, tiga telepon genggam dan bekas bungkus rokok.

Selain itu, diamankan uang tunai sebesar Rp 156 ribu yang merupakan hasil penjualan obat terlarang.

Berdasarkan keterangan ketiga tersangka, mereka sudah setahun berjualan obat terlarang.

Obat jenis Hexymer dibeli oleh tersangka IF secara online. 

Kemudian dijual kembali bersama tersangka AS dan ASP dalam paket berisi 5 butir dan 10 butir di wilayah Kecamatan Mrebet.

Pelaku membeli obat-obatan itu seharga Rp 600 ribu berisi 1.000 butir yang kemudian dijual paketan 5 dengan harga Rp 25 ribu.

Kalau dihitung, mereka membeli 1 butir seharga Rp 600 dan bisa menjual 1 butirnya Rp 5.000.

Keuntungannya nyaris 1.000 persen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved