Berita Pekalongan
Ta'sis Ma'had Islam ke-79, Tetap Berkarya dan Berprestasi di Tengah Pandemi Covid-19
Di tahun 2021 ini, Ma'had Islam Kota Pekalongan telah genap berusia 79 tahun.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Di tahun 2021 ini, Ma'had Islam Kota Pekalongan telah berusia 79 tahun.
Tentu, angka ini merupakan suatu perjalanan yang cukup panjang, terlebih di tengah pandemi yang belum usai, harus terus bisa menyesuaikan perkembangan zaman.
Peringatan Ta'sis Ma'had ke-79 Tahun 2021 kali ini mengusung tema 'Tetap Berkarya dan Berprestasi di Tengah Pandemi' di Halaman Kompleks SMP Islam Ma'had Pekalongan, Senin (8/11/2021).
Ketua Umum Ma'had Islam Pekalongan, Andy Arslan Djunaid mengaku bersyukur atas terlaksananya Ta'sis Ma'had Islam Pekalongan yang ke-79 tahun di tengah pandemi yang belum usai ini.
Menurutnya, dengan adanya pandemi membuat semuanya serba sulit, termasuk di dunia pendidikan salah satunya di Ma'had Islam Pekalongan.
"Pandemi ini memang tantangan berat bagi kita semua, dengan adanya tuntutan perubahan yang sudah harus disesuaikan dengan protokol kesehatan secara ketat."
"Pesan kami kepada guru dan murid-murid disini harus bisa menyesuaikan dengan kemajuan zaman, belajar bisa dimana saja, dan dengan apa saja termasuk dengan perkembangan teknologi yang ada, karena saat ini aturan belum sepenuhnya boleh tatap muka. Namun, kita semua tetap harus semangat dan berbenah diri mengukuti perkembangan zaman yang ada," kata Ketua Umum Ma'had Islam Pekalongan, Andy Arslan Djunaid.
Disampaikan Andi, protokol kesehatan di lingkungan Yayasan Ma'had Islam Pekalongan telah diterapkan secara ketat dengan fasilitas sarana dan prasana.
Kemudian, tenaga pendidikan dan peserta didik yang telah memenuhi syarat sudah menerima vaksinasi.
"Harapan kami kedepan, PTM terus bisa berlangsung dengan baik. Lalu, di perjalanan usia selama 79 tahun ini, Ma'had sudah banyak sekali melahirkan lulusan-lulusan dari berbagai bidang baik akademisi, profesional seperti dokter, ahli hukum, dan sebagainya."
"Semoga akan lebih banyak lagi lulusan-lulusan yang berprestasi dan mampu berkiprah di dunia masing-masing, serta bisa memberikan manfaat untuk masyarakat baik di Pekalongan maupun di seluruh Indonesia," imbuhnya.
Sementara itu, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengaku bangga menjadi bagian dari alumni Ma'had Islam sejak dirinya mengenyam di bangku SD, SMP, hingga SMA.
Menurutnya, di usia ke-79 Ma'had Islam merupakan sebuah perjalanan yang tidak singkat, bahkan Ma'had ini sudah berdiri sebelum Indonesia Merdeka.
"Alhamdulillah di perjalanan usia ke-79 tahun ini, Ma'had Islam sudah banyak meluluskan murid-muridnya yang sudah menjadi orang-orang hebat. Semoga Ma'had Islam bisa terus melahirkan lulusan-lulusan yang berakhlakul karimah, tetap berguna bagi agama, nusa, dan bangsa," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid.
Aaf, panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan, mengapresiasi atas semangat Zein Anggawi yang selama ini telah dipercaya menjadi mayoret. Sehingga setiap Ta'sis Ma'had Zein, selalu menjadi yang terdepan memimpin mayoret corps sekolah Ma'had Islam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/peringatan-tasis-mahad.jpg)