Senin, 1 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Hadir di CJIBF 2021, Ini Potensi Investasi yang Ditawarkan Pati, Pemalang dan Cilacap

Sejumlah daerah di Jateng berlomba menawarkan potensi investasi kepada para calon investor.

Tayang:
Penulis: m zaenal arifin | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/M Zaenal Arifin
(Dari kanan ke kiri) Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman, Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo dan Bupati Pati Haryanto, saat berbincang dalam bussines forum di Hotel Tentrem Semarang, Rabu (10/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah daerah di Jawa Tengah berlomba menawarkan potensi investasi kepada para calon investor dalam even Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2021 yang digelar di Hotel Tentrem Semarang, Rabu (10/11/2021).

Di antaranya Kabupaten Pati yang

(Dari kanan ke kiri) Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman, Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo dan Bupati Pati Haryanto, saat berbincang dalam bussines forum di Hotel Tentrem Semarang, Rabu (10/11/2021).
(Dari kanan ke kiri) Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman, Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo dan Bupati Pati Haryanto, saat berbincang dalam bussines forum di Hotel Tentrem Semarang, Rabu (10/11/2021). (Tribun Jateng/M Zaenal Arifin)

menawarkan investasi di sektor perikanan yaitu pengembangan pembenihan ikan Nila Salin Tilapia dengan nilai investasi sekitar Rp 12 miliar.

Bupati Pati, Haryanto mengatakan, potensi investasi yang ditawarkan memang berbeda dari rata-rata daerah lainnya yang seringkali di sektor manufaktur, garmen atau lainnya. Justru, katanya, sektor perikanan merupakan sektor yang aman saat pandemi Covid-19.

"Memang yang kita tawarkan ini berbeda, padahal tidak kalah penting yaitu perikanan. Karena di Pati, sektor perikanan juga menjadi penyumbang perekonomian," kata Haryanto, dalam bussines forum.

Dilihat dari potensinya, Pati memiliki wilayah pantai dengan panjang mencapai 60 km. Selain itu, juga memiliki areal tambak seluas 10.600 hektar. Dari jumlah itu, 1.300 hektar di antaranya digunakan untuk budidaya ikan Nila Salin.

"Kita membutuhkan 200.079.000 benih Nila Salin tiap tahunnya. Sementara ini baru terpenuhi 20 persen saja," ungkapnya.

Atas dasar itu, kata Haryanto, Pati membutuhkan pembangunan area pembenihan bibit ikan (PBI) yang diperkirakan membutuhkan investasi sebesar Rp 12 miliar.

"Dari budidaya itu, nantinya keuntungan yang bisa didapat antara Rp 5 miliar-Rp 6 miliar, itu pasti. Karena petani tambak itu jual benih," ujarnya.

Untuk menarik investor, Haryanto mengaku, sudah menyiapkan lahan untuk PBI di tiga lokasi. Yaitu di Kecamatan Sukolilo, Telogowugu dan Kayen.

"Pendapatan yang kita peroleh cukup besar. Akan kita permudah perizinannya dan selalu memberikan kemudahan untuk para investor," tandasnya.

Sementara, Kabupaten Pemalang menawarkan potensi investasinya yaitu industri penyulingan Melati. Potensi investasi tersebut pula yang menjadi juara pertama investmen challenge dalam even CJIBF 2021.

Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo mengatakan, Pemalang memiliki wilayah yang cukup luas. Setiap tahunnya, Pemalang mampu memproduksi bunga melati hingga 4.000 ton. Dari produksi itu, tiap tahunnya juga diekspor ke sejumlah negara dengan nilai mencapai Rp 28 juta dolar Amerika.

"Kami ingin menawarkan penyulingan melati ini dengan investasi yang diperlukan sekitar Rp 28,5 miliar," kata Mukti.

Untuk kebutuhan lahan pembangunan penyulingan, Mukti mengaku telah menyiapkannya. Bahkan ia akan memberi kemudahan kepada investor jika tertarik berinvestasi di Pemalang. Di antaranya terkait perizinan.

Sedangkan Kabupaten Cilacap menawarkan pengembangan industri kelapa terpadu. Pasalnya, di kabupaten yang berbatasan dengan wilayah Jawa Barat itu mampu menghasilkan 12 juta kelapa per tahun.

"Dari jumlah itu, baru 50 persen yang termanfaatkan. Karena itu kita menginginkan insdustri terpadu," kata Wak Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rahman. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved