Selasa, 2 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribun Jateng Hari Ini

Dianggap Saingi KDMP, Alfamart bakal Selektif dalam Ekspansi Gerai

Aktivitas bisnis Alfamart sudah sesuai dengan aturan dan komitmen dalam pembukaan usaha baru, yakni berada di jarak lebih 200 dari pasar. 

Tayang:
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: Vito
id.techinasia.com
ilustrasi - Alfamart 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Manajer Alfamart Kendal, Abi Sulistianto memastikan pihaknya akan selalu mengikuti dan menaati aturan yang diberlakukan pemerintah. 

Hal itu diungkapkan menanggapi pernyataan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDT), Yandri Susanto mengenai penghentian izin ekspansi gerai ritel modern, berkait dengan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

"Kami mengikuti apa yang menjadi aturan dari nasional (pemerintah-Red). Kami, Alfamart berdiri melalui hukum dan perizinan yang lengkap," katanya, seusai menghadiri pelatihan para pelaku UMKM di Kendal, Selasa (26/5).

Menurut dia, aktivitas bisnis Alfamart sejauh ini sudah sesuai dengan aturan dan komitmen dalam pembukaan usaha baru, yakni berada di jarak lebih 200 dari pasar. 

Berkait dengan isu KDMP, Abi menuturkan, pihaknya akan lebih selektif dalam membuka cabang baru di Kendal dengan mempertimbangkan lokasi pembangunannya.

Ia menyebut, saat ini terdapat sekitar 99 ritel Alfamart yang tersebar di Kabupaten Kendal. "Kalaupun nantinya ada hal yang terkait pembukaan toko baru, kami lebih selektif, terutama dalam melihat tempatnya," jelasnya. 

"Jadi supaya tidak ada singgungan antara program KDMP dan di kami (Alfamart-Red). Dan kami tentu mendukung program -program pemerintah," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyatakan, pihaknya mendukung upaya kolaborasi antara Alfamart dengan KDMP untuk mendukung peningkatan perekonomian daerah.

"Kalau Alfamart kan swasta, tentunya bisa kolaborasi, karena untuk membangun perekonomian tidak hanya pemerintah saja, tapi dari swasta juga harus ada sinergi dan kolaborasinya," ucapnya.

Diketahui, Mendes PDT Yandri Susanto mendorong penghentian ekspansi atau penerbitan izin baru bagi ritel modern, baik Alfamart maupun Indomaret. Pernyataan itu disampaikan Mendes lewat unggahan di akun Instagramnya @yandri-susanto pada Rabu (25/2).

"Minimarket-minimarket yang sudah ada ya silakan jalan. Indomaret, Alfamart yang sudah ada silakan jalan, saya tidak pernah mengusulkan untuk ditutup," tukasnya. 

"Yang disetop itu izin baru, jangan sampai minimarket-minimarket ini sampai ke desa-desa, dan bisa mematikan usaha-usaha rakyat di desa," sambungnya.

Yandri menegaskan, keberadaan KDMP dipercaya bisa menguatkan ekonomi kerakyatan, serta mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PADes).

"Kita sukseskan Koperasi Desa Merah Putih yang dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Keuntungannya nanti dan terutama untuk desa sekurang-kurangnya 20 persen keuntungan Kopdes kembali menjadi pendapatan asli desa," bebernya. (Agus Salim Irsyadullah)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved