Berita Semarang
Pemprov Jateng Dorong Pertumbuhan Investasi Melalui CJIBF
Pemprov Jawa Tengah mendorong sektor investasi untuk terus tumbuh di tengah kondisi pandemi.
Penulis: m zaenal arifin | Editor: sujarwo
"Untuk menyambut invetasi itu, kami sudah menyiapkan 6 kawasan industri dan 1 kawasan industri khusus. Kalau masuk ke sana tentu saja bisa membantu percepatan," katanya.
Dalam CJIBF itu, Ratna mengatakan, puluhan potensi investasi di Jawa Tengah ditawarkan. Di antaranya, Pengembangan Pembenihan Ikan Nila Salin Tilapia di Kabupaten Pati, Industri Udang Terpadu di Kabupaten Cilacap, Pembangunan Docking Kapal di Kabupaten Rembang, dan lainnya.
Selain itu, ketersediaan kawasan industri juga ditawarkan pada calon investor. Di antaranya Kawasan Ekonomi Khusus Kendal, Kawasan Industri Terpadu Batang, Kawasan Industri Wijayakusuma, Aviarna Industrial Estate, Jateng Land Industrial Park Sayung dan Kawasan Industri Segajung.
Ditambahkan, Pemprov Jawa Tengah komitmen dengan kemudahan berinvestasi.
Satu di antaranya, dengan melakukan pengawalan dan membuka kanal komunikasi, baik bagi calon investor ataupun pemodal yang telah menanamkan modalnya di Jawa Tengah.
"Ketika ada investor yang berminat, kami lakukan pengawalan. Jika ada permasalahan, kami koordinasikan untuk mencari solusi. Intinya untuk menarik investasi upaya pengawalan yang kami lakukan secara end to end" urainya.
Ditanya mengenai peluang investasi di Jawa Tengah, Ratna mengatakan potensinya masih sangat besar.
Ini mengingat ketersediaan sumber daya yang kompetitif didukung dengan budaya masyarakat yang terbuka.
"Kemarin ketika kami diskusi dengan asosiasi (pengusaha) Korea, disampaikan bahwa tenaga kerja Jawa Tengah santun dan lembut, mau bekerja keras. Terkait UMK juga masih terjangkau," pungkas Ratna. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/calon-investor-di-business-forum2.jpg)