Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UKSW Salatiga

UKSW Kukuhkan Empat Guru Besar Bersamaan

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) resmi mengukuhkan empat guru besar atau profesor baru secara bersamaan pada sidang terbuka senat

Tayang:
Penulis: hermawan Endra | Editor: Catur waskito Edy
Istimewa
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) resmi mengukuhkan empat guru besar atau profesor baru secara bersamaan pada sidang terbuka senat yang digelar secara luring terbatas di Balairung Universitas, Kamis (11/11). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) resmi mengukuhkan empat guru besar atau profesor baru secara bersamaan pada sidang terbuka senat yang digelar secara luring terbatas di Balairung Universitas, Kamis (11/11).

Keempatnya adalah

1. Prof. Dr. Listyani, M.Hum dalam bidang Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris,

2. Prof. Apriani Dorkas R. Atahau, S.E., M.Com., Ph.D. dalam bidang Ilmu Manajemen,

3. Prof. Dr. Gatot Sasongko, S.E., M.S., dalam bidang Ilmu Ekonomi Pembangunan

4. Prof. Dr. Theresia Woro Damayanti, S.E., M.Si., Akt., dalam bidang Ilmu Akuntansi.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Rektor UKSW, Neil Semuel Rupidara, SE.,M.Sc., Ph.D., dilanjutkan dengan penyematan kalung senator oleh Ketua Senat Universitas Dra. Lusiawati Dewi, M.Sc.

Rektor Neil mengungkapkan rasa syukur atas dikukuhkannya empat profesor baru di lingkungan UKSW. Hal ini menjadi menjadi sebuah fighting spirit serta nilai yang baik dalam menerima tantangan kompetisi di masa depan.

Dirinya menggambarkan bahwa gelar profesor juga membawa tuntutan yang lebih tinggi dibandingkan akademisi lainnya. Dirinya menekankan bahwa selanjutnya penyandang gelar profesor harus dapat menjadi role model dan mentor akademik bagi generasi penerus.

“Tidak hanya melatih ketrampilan akademik generasi dibawahnya tetapi juga harus membentuk nilai-nilai akademik, mengkonstruksi, mengkomunikasikan, serta memberikan contoh apa arti memiliki identitas sebagai akademisi. Gelar profesor tidak hanya ditunjukkan dari hasil kerja dan kinerja tapi juga melalui sikap dan perilaku, sebab itu adalah tujuan dari jabatan ini,” imbuhnya.

Saat duduk di jabatan tersebut, lebih lanjut Neil mengatakan tuntutan keteladanan akademik diminta dari para profesor. Dibandingkan pengajaran, tuntutan ini akan lebih banyak hadir di domain riset.

Neil berharap keempat profesor baru dapat mengartikan gelar yang diterimanya bukan sekedar capaian tertinggi dari sebuah jabatan akademik, tetapi harus mampu memimpin, melakukan pemeliharaan ilmu pengetahuan serta menjadi contoh generasi penerus.

Pengukuhan guru besar yang juga dapat diikuti secara daring melalui platform zoom meeting ini dihadiri oleh senator universitas, pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Satya Wacana (YPTKSW), serta tamu undangan antara lain Koordinator Fungsi Pendidik dan Tenaga Kependidikan LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah Lis Setiyowati, S.Sos., M.H., serta sejumlah profesor tamu kehormatan dari UNS, UNDIP, UPGRIS, UNSOED, UGM.

Sampaikan pidato ilmiah

Dalam pidato ilmiah yang disampaikan saat acara pengukuhan, Prof. Listyani yang berasal dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) membahas mengenai perspektif sebagai pengajar dan pendidik mempersiapkan anak didik menyambut revolusi industri 4.0.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved