Breaking News:

Berita Banjarnegara

Cegah Demam Berdarah Dengue dengan Predator Alami, Warga Banjarnegara Pelihara Ikan Cupang

Masyarakat perlu mewaspadai penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di musim penghujan. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: moh anhar

TRIBUNBANYUMAS. COM, BANJARNEGARA - Masyarakat perlu mewaspadai penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di musim penghujan. 

Seperti diketahui,  nyamuk aedes aegypti bisa berkembang biak sangat cepat dengan bertelur tiap 3 hari sekali, dengan menghasilkan hingga 400 telur.

Di RSI Banjarnegara, pasien dengan demam berdarah meningkat jumlahnya sejak bulan Juli dari 8 kasus, bulan Agustus 9 kasus, September 17 kasus dan Oktober naik menjadi 15 kasus.

Baca juga: Melalui Perkada, BLT Buruh Rokok di Kudus akan Cair

Baca juga: Pangakuan Gareng Tukang Antar Jemput Gadis BO: Mereka Sering Was-was Mau Ketemu Tamu

Upaya pencegahan penyakit demam berdarah bisa dilakukan dengan berbagai cara, termasuk dengan cara alami. 

Di antaranya dengan memanfaatkan predator jentik nyamuk aedes aegypti yang membawa virus demam berdarah. 

Rumah Sakit Islam (RSI) Banjarnegara menyebar ikan cupang (Betta splendens) dengan cara membagikannya kepada keluarga pasien dan rumah-rumah warga.

Menurut Direktur RSI Banjarnegara dr Agus Ujianto SpB, pencegahan terhadap suatu penyakit jauh lebih baik daripada harus mengobatinya. 

Ikan cupang diyakini ampuh memberantas jentik atau larva nyamuk aedes aegypti.

“Memasuki musim penghujan ini kita harus mewaspadai serangan nyamuk aedes aegypti. Mencegahnya adalah dengan cara non kimia atau alamiah, "kata Agus yang juga Ketua Perhimpunan Dokter Digital Terintegrasi Indonesia (Perdigti), Jumat (12/11/2021) 

Selain indah warnanya, ikan hias itu ternyata juga ampuh membasmi larva nyamuk demam berdarah. 

Sejumlah petugas kesehatan membagikan ratusan ikan cupang warna warni kepada keluarga pasien, di rumah sakit, serta masyarakat umum di rumah warga.

Petugas juga mengecek rumah warga, termasuk bak penampungan air bersih. Sebab nyamuk ini senang berkembang biak di air bersih.

Warga Desa Bawang Kecamatan Bawang Hamdiyah (48)  kaget ketika menerima bantuan ikan cupang tersebut. 

Baru kali ini, ada sosialisasi dengan cara seperti itu. Ia  memelihara ikan tersebut di tempat penampungan air, dan bak mandi.

Baca juga: Menurunnya Performa PSIS karena Tak Didampingi Imran Nahumarury? Ketua Panser Biru Beri Analisanya

Baca juga: Money Whale Aplikasi Game Penghasil Uang, Mirip Tamagochi Online

“Akhir akhir ini nyamuk banyak sekali, alhamdulillah dapat sosialisasi kesehatan dan bantuan ikan sebagai predator alami ini," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved