MotoGP
Ini Satu-satunya Penyesalan Valentino Rossi Sepanjang Karier Balapan di MotoGP
Ini Satu-satunya Penyesalan Valentino Rossi Sepanjang Karier Balapan di MotoGP.
Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: abduh imanulhaq
Ini Satu-satunya Penyesalan Valentino Rossi Sepanjang Karier Balapan di MotoGP
TRIBUNJATENG.COM - Tak hanya memiliki segudang prestasi, Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, juga memiliki penyesalan dalam hidupnya.
Karier Valentino Rossi di dunia balap terbilang moncer.
Pembalap asal Italia itu meraih 9 gelar juara dunia selama kariernya.
Gelar itu didapat Rossi dari berbagai kesempatan membela tim yang berbeda-beda, misalnya Honda dan Yamaha.
Baca juga: Jadwal MotoGP Valencia 2021, Apa Harapan Quartararo di Balapan Terakhir Musim Ini?
Baca juga: Valentino Rossi: Saya Ingin Terus Berkendara, Itu Tidak Akan Berubah
Pencapaian Rossi juga tak terbatas dalam catatan gelar juara dunia.
Rossi juga dianggap sebagai ikon MotoGP yang tak terganti.
Banyak pembalap-pembalap baru yang muncul, namun tak pernah bisa menyaingi kebintangan Rossi.
Sebut saja, Marc Marquez, Jorge Lorenzo, atau Casey Stoner. Nama-nama besar ini tak bisa menggantikan sosok Rossi di MotoGP.
Di balik pencapaiannya yang luar biasa, Rossi ternyata memiliki penyesalan sepanjang kariernya.
Diketahui, momen emosional sangat terasa ketika perlombaan memasuki seri terakhir pada MotoGP Valencia 2021 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, 12-14 November.
Rangkaian perlombaan tersebut menunjukkan akhir bagi Valentino Rossi mengaspal di lintasan balap.
Sosok berjuluk The Doctor itu akan mengakhiri karier setelah 26 tahun mengaspal di Grand Prix.
Berbagai prestasi telah disabet Rossi. Salah satunya adalah sembilan gelar dunia dari berbagai kategori Kejuaraan Dunia.
Kesulitan mendapatkan gelar dunia ke-10 tampaknya menjadi penyesalan bagi Rossi selama berkarier.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/valentino-rossi-mendapatkan-vaksinasi-covid-19-dari-dorna-dan-pemerintah-qatar.jpg)