Breaking News:

Hotline Semarang

Hotline Semarang: Pasar Johar Jangan Dijadikan Bancaan Oknum

aya pedagang Pasar Johar yang sangat kecewa dengan tindakan Dinas Pasar Kota Semarang, yang hanya memberikan satu lapak kepada pedagang Pasar Johar

Penulis: budi susanto | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Waras (68) seorang pengrajin pigura sedang melayani pembeli di lapak Pasar Johar Tengah, Jumat (8/10/21). Waras adalah salah satu pedagang yang pertama menempati Pasar Johar. 

Pagi Tribun, saya pedagang Pasar Johar yang sangat kecewa dengan tindakan Dinas Pasar Kota Semarang, yang hanya memberikan satu lapak kepada pedagang Pasar Johar yang memiliki lebih dari satu lapak sebelum Pasar Johar terbakar.

Harusnya pemerintah ingat, kalau pasar dibangun dengan uang rakyat, jadi seharusnya dikembalikan ke pedagang yang berhak dan jangan dijadikan bancaan oknum alias diperjualbelikan. Wong cilik isone ndongo ora iso opo-opo.
Pengirim : 08156565xxx

Jawab
Kalau ada yang melakukan praktik jual beli lapak dan ada transaksi yang dilakukan oleh oknum PNS, saya sangat mendukung untuk dilaporkan ke pihak berwajib. Karena kami sudah menekankan untuk tidak main-main dalam penataan, lapak yang ada juga gratis untuk pedagang.

Sebelum Pasar Johar terbakar, kapasitas Johar Utara 1.200 pedagang, tapi saat ini hanya 400 pedagang. Hal ini membuat 800 pedagang lainnya tidak bisa menempati lapak ditempat yang lama. Untuk itu aturan dibuat dan sudah ada peraturan Walikota.

Yang lapaknya lebih dari satu hanya mendapat satu. Serta dibuat zonasi atau klaster untuk penataan. Memang hal itu PR yang cukup rumit.

Namun revitalisasi dilakukan pemerintah untuk merehab bangunan cagar budaya yang tebakar tahun 2015 silam sehingga harus ada aturan yang disesuaikan dengan pembatasan kapasitas.

Berbeda dengan membangun pasar baru, yang bisa saja memasukkan semua pedagang. Kami harap para pedagang juga memahami hal tersebut. (bud)

Hendrar Prihadi
Wali Kota Semarang

Baca juga: Barang Berharga Tak Dilirik, Pencuri Pilih Gasak Ribuan Buku Nikah di Kantor Kemenag, Ini Tujuannya

Baca juga: Dipinang Golkar, Apa Jawaban Ganjar Pranowo? Sekjen PDIP Sebut Golkar Putus Asa

Baca juga: Motif Istri yang Bacok Suami hingga Tewas Diungkap Polisi, Peristiwa Terjadi di Tempat Tidur

Baca juga: Cita-cita Pengemis Ini Buat Dedi Mulyadi Syok, Mau Lahirkan Anak 3 Lusin, Sekarang sudah 18

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved