Breaking News:

Berita Karanganyar

Detak Jantung dan Nadi Giyatmo sudah Hilang, Tubuhnya Tergelantung Tiang Listrik

Seorang pekerja meninggal dunia diduga tersengat aliran listrik saat memasang jaringan di Munggur Kidul, Kabupaten Karanganyar.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Polres Karanganyar
Proses evakuasi pekerja yang meninggal dunia saat memasang jaringan listrik baru di Munggur Kidul Kelurahan Bejen Kecamatan/ Kabupaten Karanganyar, Senin (15/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Seorang pekerja meninggal dunia diduga tersengat aliran listrik saat memasang jaringan listrik baru di Munggur Kidul RT 1 RW 13 Kelurahan Bejen Kecamatan/ Kabupaten Karanganyar, Senin (15/11/2021) pukul 15.30.

Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi Maulla melalui Kasi Humas Polres Karanganyar, Iptu Agung Purwoko menyampaikan, semula korban, Giyatmo (53) warga Karangpandan bersama dua rekannya hendak memasang jaringan listrik baru.

"Jaringan listriknya sudah diputus (ground) di wilayah Munggur Kidul Bejen. Sekiranya pukul 15.30, saksi 1 dan 2 (rekan) selesai memasang jaringan baru bergegas turun dari tiang jaringan listrik," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com.

Namun sesampainya di bawah, rekan melihat korban dalam posisi tergelantung di atas tiang listrik.

"Kemudian saksi 1 dan 2 mengecek di tiang listrik untuk memastikan ada tidaknya aliran listrik. Ternyata setelah dicek terdapat aliran listrik yang diduga aliran tersebut dari aliran induksi listrik," ucapnya.

Selanjutnya, rekan korban lantas menghilangkan arus listrik tersebut dan melaporkan ke Polsek Karanganyar.

Anggota Polsek Karanganyar bersama BPBD dan Tim SAR kemudian mengevakuasi korban dari atas tiang.

"Korban kemudian dibawa ke RSUD Karanganyar. Dari hasil visum luar dokter, korban sampai di RSUD sudah tidak bernafas, pupil midriasis, detak jantung dan nadi sudah tidak ada," jelasnya.

Iptu Agung menuturkan, korban selanjutnya diserahkan ke pihak pihak untuk dilangsungkan proses pemakaman.

Pihak keluarga telah menerima kejadian itu sebagai musibah dan tidak berkenan dilakukannya autopsi.

(Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved