Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Karanganyar

Geng Motor Knalpot Brong Kocar-kacir Dipentungi Warga di Tawangmangu

Insiden antara geng motor knalpot brong dan warga kawasan wisata Tawangmangu Kabupaten Karanganyar pecah.

Tayang:
istimewa
Warga menyegat geng motor berknalpot brong di area wisata Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. 

Kendaraan yang disita di Mapolres Karanganyar bisa diambil dengan cara mengganti knalpot brong dengan knalpot standar. 

Pantauan di lapangan terlihat polisi juga mengedukasi masyarakat yang motornya disita ini.

"Kalau mau main ke Karanganyar tidak apa-apa, tetapi tolong pakai kendaraan yang sesuai standar," ujar petugas di lapangan. 

Sebab, kendaraan yang mereka gunakan tersebut mengganggu masyarakat. 

Sementara itu, pengendara knalpot brong Nur Alim dan Wisnu mengaku harus dijemput rekan mereka, sebab motor yang mereka pakai disita polisi.

Baca juga: Beredar Video Kerusuhan Warga Vs Pemotor Knalpot Brong di Tawangmangu Karanganyar, Ini Kata Polisi

Polisi: Jangan bertindak sendiri

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Jajaran Polres Karanganyar mengimbau kepada masyarakat supaya tidak melakukan penindakan sendiri seperti kejadian sweeping knalpot brong di wilayah perbatasan Cemoro Kandang Tawangmangu Kabupaten Karanganyar dengan Magetan Jawa Timur. 

Pernyataan itu disampaikan oleh Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi Mulla usai apel Operasi Zebra Candi 2021 di Mapolres Karanganyar, Senin (15/11/2021). 

Video yang memperlihatkan sejumlah warga di perbatasan Karanganyar-Magetan melakukan penindakan terhadap pengendara knalpot brong beredar di media sosial pada Minggu (14/11/2021). Adapun penindakan tersebut dilakukan oleh sejumlah warga lantaran diduga merasa terganggu dengan aktivitas pengendara knalpot brong

"Kami imbau masyarakat tidak melakukan penindakan sendiri karena bisa berakibat dan berdampak lain seperti konflik antar masyarakat. Kalau ada keluhan sampaikan kepada kami, akan kami tindak lanjuti," kata Kapolres Karanganyar kepada Tribunjateng.com.

Dia menyampaikan, pelanggaran knalpot brong juga menjadi salah satu fokus penindakan dalam Operasi Zebra Candi yang dimulai pada 15-18 November 2021. Jajaran Satlantas Polres Karanganyar memang banyak mendapatkan laporan berupa kelurahan pengendara knalpot brong dari masyarakat.

"Kita rutin melakukan penindakan knalpot brong seperti kemarin (Minggu,14/11/2021) di Tawangmangu. Nanti sasaran juga akan berubah-ubah," ucapnya. 

Dia menuturkan, sebanyak 58 personel yang terlibat dalam Operasi Zebra Candi 2021 ini tetap mengedepankan langkah preventif dan preemtif. Diharapkan dengan dilaksanakannya operasi selama 14 hari, lanjutnya, pelanggaran lalu lintas dapat menurun dan berdampak terhadap angka kecelakaan lalu lintas. 

Pasalnya kecelakaan lalu lintas selama ini penyebabnya ada beberapa faktor seperti human error dan sarana prasarana. 

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Sarwoko menambahkan, jajaran Satlantas Polres Karanganyar berupaya selalu hadir untuk menindaklanjuti laporan masyarakat soal knalpot brong

Menurutnya terkait sweeping knalpot brong yang dilakukan masyarakat dinilai belum perlu karena dapat memicu munculnya permasalahan lainnya. 

"Kalau misal warga ada informasi terkait pelanggaran lalu lintas secepatnya kita akan merespon," terangnya. 

Dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat, pemeriksaan swab antigen dilakukan terhadap personel yang terlibat dalam Operasi Zebra Candi 2021 sebelum menjalankan tugasnya. (Ais)

Baca juga: 3 Motor Polisi Dipasangi Knalpot Brong

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Kesaksian Warga Soal Video Ricuh di Tawangmangu : Resah dengan Pengendara Knalpot Brong

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved