Berita Karanganyar

Warga Sweeping Knalpot Brong di Tawangmangu, Kapolres: Jangan Bertindak Sendiri

Jajaran Polres Karanganyar mengimbau kepada masyarakat supaya tidak melakukan penindakan sendiri seperti kejadian sweeping knalpot brong di wilayah pe

Penulis: Agus Iswadi | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi Maulla memimpin Operasi Zebra Candi 2021 di halaman Mapolres Karanganyar, Senin (15/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Jajaran Polres Karanganyar mengimbau kepada masyarakat supaya tidak melakukan penindakan sendiri seperti kejadian sweeping knalpot brong di wilayah perbatasan Cemoro Kandang Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar dengan Magetan Jawa Timur. 

Pernyataan itu disampaikan oleh Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi Mulla usai apel Operasi Zebra Candi 2021 di Mapolres Karanganyar, Senin (15/11/2021). 

Video yang memperlihatkan sejumlah warga di perbatasan Karanganyar-Magetan melakukan penindakan terhadap pengendara knalpot brong beredar di media sosial pada Minggu (14/11/2021).

Baca juga: Beredar Video Warga di Tawangmangu Ngamuk Gara-gara Pengendara Knalpot Brong  

Baca juga: Beredar Video Kerusuhan Warga Vs Pemotor Knalpot Brong di Tawangmangu Karanganyar, Ini Kata Polisi

Adapun penindakan tersebut dilakukan oleh sejumlah warga lantaran diduga merasa terganggu dengan aktivitas pengendara knalpot brong. 

"Kami imbau masyarakat tidak melakukan penindakan sendiri karena bisa berakibat dan berdampak lain seperti konflik antar masyarakat. Kalau ada keluhan sampaikan kepada kami, akan kami tindak lanjuti," kata Kapolres Karanganyar kepada Tribunjateng.com.

Dia menyampaikan, pelanggaran knalpot brong juga menjadi salah satu fokus penindakan dalam Operasi Zebra Candi yang dimulai pada 15-18 November 2021.

Jajaran Satlantas Polres Karanganyar memang banyak mendapatkan laporan berupa kelurahan pengendara knalpot brong dari masyarakat.

"Kita rutin melakukan penindakan knalpot brong seperti kemarin (Minggu,14/11/2021) di Tawangmangu. Nanti sasaran juga akan berubah-ubah," ucapnya. 

Dia menuturkan, sebanyak 58 personel yang terlibat dalam Operasi Zebra Candi 2021 ini tetap mengedepankan langkah preventif dan preemtif.

Diharapkan dengan dilaksanakannya operasi selama 14 hari, lanjutnya, pelanggaran lalu lintas dapat menurun dan berdampak terhadap angka kecelakaan lalu lintas. 

Pasalnya kecelakaan lalu lintas selama ini penyebabnya ada beberapa faktor seperti human error dan sarana prasarana. 

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Sarwoko menambahkan, jajaran Satlantas Polres Karanganyar berupaya selalu hadir untuk menindaklanjuti laporan masyarakat soal knalpot brong. 

Menurutnya terkait sweeping knalpot brong yang dilakukan masyarakat dinilai belum perlu karena dapat memicu munculnya permasalahan lainnya. 

"Kalau misal warga ada informasi terkait pelanggaran lalu lintas secepatnya kita akan merespon," terangnya. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved