Berita Nasional

BNPT: Ahmad Zain An-Najah Alumni Pondok Pesantren Abu Bakar Baasyir

Ustaz Ahmad Zain An-Najah yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri merupakan alumni pondok pesantren Abu Bakar Baasyir.

Tribunnews.com/Istimewa
Ahmad Zain An-Najah (YouTube/Rohis Al-Mahkamah) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustaz Ahmad Zain An-Najah yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri merupakan alumni pondok pesantren Abu Bakar Baasyir dan Abdullah Sungkar.

Hal itu diungkapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Direktur Pencegahan BNPT RI, Brigjen Ahmad Nurwahid menyampaikan Ustaz Zain An-Najah mengenyam pendidikan di pondok pesantren Al Mu'min di Ngruki, Jawa Tengah.

Baca juga: Ustaz Farid Okbah, Ahmad Zain An-Najah, dan Anung Al-Hamad Jadi Tersangka Kasus Terorisme

Pesantren ini didirikan oleh Abu Bakar Ba'asyir dan Abdullah Sungkar.

"Artinya dia terkait juga dengan jaringan teror Jamaah Islamiyah.

Ahmad Zain An-Najah itu memang dia terkait dengan sebagai alumni pesantren Al-Mu'min Ngruki yang didirikan oleh Abu Bakar Baasyir dan Abdullah Sungkar," kata Ahmad saat dikonfirmasi, Rabu (17/11/2021).

Ahmad menjelaskan, juga diduga merupakan anggota dewan syariah Lembaga Amil Zakat BM Abdurrohman Bin Auf (LAZ-ABA).

LAZ BM ABA ini merupakan yayasan yang terafiliasi teroris Jamaah Islamiah (JI). Yayasan ini bertugas untuk menghimpun dana dari masyarakat.

Selain itu, dia memang tergabung dalam Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI)  pada periode 2021-2025.

"Dia juga Dewan Syariah BM ABA yang kemarin ditangkap densus di Lampung itu. Dia juga merupakan Dewan Syariah Nasional MUI periode 2021-2025," ungkapnya.

Ahmad menerangkan Ahmad Zain An-Najah memang dikenal sebagai petinggi Jamaah Islamiah (JI) bersama dua rekannya Abdurahman Ayub dan Abdul Hakim. Kedua rekannya ditangkap karena tergabung anggota ISIS.

 
"Dulu juga jejak digitalnya jelas, mereka rajin ceramah terkait dengan propaganda non muslim itu teroris. Di tahun 2019, dia juga pernah terkait dengan abdul hakim, mantan anggota ISIS yang sudah ditangkap itu," ujarnya.

Atas dasar itu, Ahmad memastikan keputusan Densus 88 menangkap Ahmad Zain An-Najah sudah tepat. Mereka dinilai menangkap berdasarkan minimal dua alat bukti yang cukup.

Baca juga: Ditangkap Densus 88, Pengacara Belum Tahu Keberadaan Farid Okbah, Zain An-Najah dan Anung Al-Hamad

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved